Category: orang rimba

7 Zonasi Menguatkan TNBD sebagai Rumah Orang Rimba

Penetapan Taman Nasional Bukit Duabelas secara nyata diperuntukkan bagi kepentingan Orang Rimba. Komunitas yang seluruh aspek kehidupannya sangat tergantung dengan hutan. Kawasan Bukit Duabelas  diadvokasikan WARSI untuk perlindungan sumber penghidupan Orang Rimba yang terancam dengan alih fungsi hutan yang sangat masih di era tahun 1990-an. Bisa dilihat sekitar Bukit Duabelas sudah beralih fungsi menjadi perkebunan sawit, hutan tanaman industri dan transmigrasi.

Di tahun 2000, Pemerintah selaku pemegang kuasa atas hutan sepakat untuk mencabut izin yang sudah terlanjur diberikan kepada PT Inhutani V yang akan mengelola perusahaan hutan tanaman. Advokasi yang dilakukan WARSI dengan dukungan para pihak di Provinsi Jambi berhasil meyakinkan pemerintah pusat untuk mencabut izin hutan tanaman dan menjadikannya kawasan hidup Orang Rimba dengan nama Taman Nasional Bukit Duabelas.

Continue Reading

KLHK sepakat ada pembangunan untuk Orang Rimba dalam Taman Nasional

Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) sejak awal berdirinya digagas untuk melindungi kawasan hidup Orang Rimba, komunitas asli Jambi.  Sempat tarik ulur untuk penentuan sistem zonasi sebagai syarat pengelolaan taman nasional, belakangan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mulai mengakomodir kebutuhan Orang Rimba ke dalam penetuan zona dalam kawasan. Dalam zonasi Taman Nasional Bukit Duabelas yang sudah direvisi pasca penetapan kawasan Taman Nasional oleh Kementerian Kehutanan SK.727/Menhut-II/2012, TNBD dibagi ke dalam tujuh zona.  Zonasi kawasan TNBD sudah disahkan Menteri LHK sejak tahun 2015, secara bertahap Balai Taman Nasional Bukit Duabelas sudah disosialisasikan kepada Orang Rimba dan masyarakat desa.

Continue Reading

Berikan Akses Lahan untuk Masyarakat Adat

Masyarakat adat yang tinggal di dalam dan sekitar hutan, masih banyak yang kondisinya sangat memprihatinkan. Sumber daya hutan yang menjadi tumpuan hidup mereka, kini sudah beralih fungsi dan tidak mampu memberikan penghidupan yang layak. Dari catatan WARSI di Provinsi Jambi ada 441 KK Orang Rimba yang hidup  di perkebunan sawit yaitu PT Sari Aditya Loka, Astra Group di Kabupaten Merangin dan Sarolangun, PT Bahana Karya Semesta (SMART) Kabupaten  Sarolangun, PT Kresna Duta Agroindo (SMART) Sarolangun, PT Sawit Harum Makmur, Citra Sawit Harum (Group Harum) di Kabupaten  Bungo dan PT Satya Kisma Usaha (SMART) di Bungo.

Continue Reading

Menelisik bentrok Orang Rimba di Mentawak

Minggu pagi 20 Agustus 2017, Merangin mendadak heboh, puluhan aparat kepolisian di turunkan ke Desa Mentawak Kecamatan Nalo Tantan Kabupaten Merangin Jambi, untuk mencegah aksi lanjutan bentrok Orang Rimba yang sudah mulai hangat sejak beberapa waktu sebelumnya. Persoalannya, tuduhan kepada Bujang Keriting yang memperkosa ibunya sampai meninggal dunia ketika ia berusia sekitar 5 tahun. Konon isu ini dihebuskan oleh salah satu perempuan dari kelompok Tumenggung Ngepas.
Continue Reading