Category: phbm

Mengintegrasikan Kegiatan PHBM dalam RPJMDes

Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM) yang belakangan juga dikenal dengan istilah Perhutanan Sosial (PS), merupakan skema pengelolaan hutan yang dilakukan dari masyarakat, untuk masyarakat, dan oleh masyarakat. Dengan menjadikan masyarakat sebagai pelaku utama, kegiatan PHBM ini diyakini bisa menjadi instrumen resolusi konflik, peningkatan kesejahteraan, dan pelestarian hutan.

Continue Reading

Tumpang Tindih Kawasan Hambat Perhutanan Sosial

Sejatinya Kelompok Pengelola Hutan Desa (KPHD) Pematang Rahim Kecamatan Mendahara Hulu Tanjung Jabung Timur, sudah bisa mengelola hutan desa. Namun usulan masyarakat seluas ± 1.185 Ha yang berada dalam Kawasan Hutan Lindung Gambut Sungai Buluh, menjadi tidak jelas di ujung proses pengajuan hak kelola hutan desa.
Continue Reading

Perhutanan Sosial di Jambi Terealisasi 105 Ribu Hektar

Direktur Kemitraan Lingkungan PSKL, Erna Rosdiana mengapresiasi progresifitas kegiatan perhutanan sosial atau pengelolaan hutan berbasis masyarakat (PHBM) di Provinsi Jambi. Dalam Peta Indikatif Arahan Perhutanan Sosial (PIAPS) terdapat 368 ribu hektar yang bisa dikelola oleh masyarakat di Jambi. Hingga saat ini yang terealisasi sudah mencapai 105 ribu hektar atau sudah hampir 30 persen. Ini sangat menggembirakan dan memperlihatkan trend pengelolaan hutan oleh masyarakat yang semakin meningkat.
Continue Reading

Forum Komunikasi PHBMN Sumbar Berembuk Kelola Hutan

SIJUNJUNG – Perwakilan kelompok pengelola hutan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat Nagari (FKPHBMN) Sumbar melakukan pertemuan dalam rangka mencari solusi pengelolaan hutan berbasis masyarakat, bertempat di Nagari Paru, Kecamatan Sijunjung, Senin-Selasa (30-31/1). Pertemuan ini juga menjadi ajang untuk mengenalkan aneka produk lokal dari masing-masing nagari pasca mendapatkan legalitas pengelolaan hutan dari pemerintah.
Continue Reading

Masyarakat Serampas Raih Penghargaan Apresiasi Wana Lestari Kementrian LHK 2016

Kelompok Masyarakat Pengelola Hutan Adat Rantau Kermas Marga Serampas di Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin Jambi, maraih Juara 3 Apresiasi Wana Lestari 2016 yang diselenggarakan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Continue Reading

Simancuang Juara 1 Lomba Wana Lestari 2016 dari Kementrian LHK

Kelompok Pengelola Hutan Nagari Simancuang meraih juara 1 Lomba Wana Lestari tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Penyerahan hadiah dilangsungkan di Gedung Manggala Wana Bakti Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang diwakili oleh Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Hadi Daryanto, Selasa 16 Agustus 2016.
Continue Reading

Menteri Siti Nurbaya Kunjungi Hutan Desa Hajran

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengunjungi lokasi pengelolaan hutan berbasis masyarakat (PHBM) atau yang dikenal juga dengan perhutanan sosial, yang dilakukan masyarakat Desa Hajran Kecamatan Bathin XXIV Kabupaten Batanghari Sabtu 13Agustus 2016.
Continue Reading

Mentri LHK Kunjungi Hutan Nagari dan Hkm Sumbar

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat. Dalam kunjungannya Siti Nurbaya langsung bertemu dengan pengelola Perhutanan Sosial yang ada di Sumbar. Pada pertemuan dilakukan di Desa Sungai Buluh Kecamatan Batang Anai Padang Pariaman dan di Nagari Indudur Kecamatan 1X Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok. Kedua Nagari mewakili nagari-nagari di Sumbar yang sudah mendapatkan Penetapan Areal kerja Hutan Nagari di Sungai Buluah dan Hutan Kemasyarakatan di Indudur.
Continue Reading

Kelembagaan KPHP/L Perlu Diperkuat

Tantangan pengelolaan kawasan hutan ke depan akan semakin berat. Adanya kegiatan perambahan, illegal logging, kebakaran hutan dan lahan gambut, serta konflik agraria turut memperkeruh pengelolaan kawasan hutan. Sehingga dibutuhkan rancangan bentuk kelembagaan/Struktur Organisasi dan Tata Kerja Rancangan Kelembagaan (SOTK) yang bisa semakin mendekatkan diri dengan kawasan hutan yang akan dikelola.
Continue Reading