Category: tnbt

Gubernur Riau

Gubernur Riau Wan Abu Bakar MS diakhir masa jabatannya telah menunjukkan keseriusannya untuk pelestarian alam. Hal ini dibuktikan dengan keluarnya rekomendasi bernomor 500/Ekbang/71.30 tertanggal 20 November 2008 tentang Rekomendasi usulan Rasionalisasi Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT). Dalam surat rekomendasi yang ditujukan kepada Menteri Kehutanan RI, Gubernur Riau merekomendasikan perluasan TNBT seluas 13.624 ha dan pengurangan TNBT seluas 4.271 ha.
Continue Reading

Bupati Tanjabar Setuju Rasionalisasi Tnbt

Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabar) Jambi, DR. Ir. Safrial, MS setuju dengan rencana rasionalisasi Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) yang ditawarkan Konsorsium Bukit Tigapuluh KKI Warsi. Seperti yang diberitakan harian lokal Jambi Independent (12/02/07), bahwa saat ini Pemkab Tanjabar akan menyiapkan perda khusus masalah rasionalisasi.
Continue Reading

Butuh Aksi Nyata Mengelola Tnbt

Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) serta hutan penyangganya saat ini menghadapi tekanan berat. Terutama masalah pembalakan liar dan pembukaan hutan baik oleh perusahaan (perkebunan, HTI, pertambangan) ataupun masyarakat. Salah satu kawasan hutan penyangga TNBT yang menghadapi tekanan berat adalah di Kabupaten Indragiri Hilir Riau.
Continue Reading

Apa Kabar Rasionalisasi TNBT?

Berharap mendapatkan SK Rasionalisasi di pertengahan tahun, tapi hingga kini (2007) belum ada beritanya. Padahal, Menhut telah menyatakan bahwa Surat Keterangan (SK) Perluasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) segera terealisasi. Karena, Departemen Kehutanan sudah menyetujui rasionalisasi yang tinggal menghitung hari ketika jumpa pers di Pekanbaru, Riau (10/5/06) lalu. Lho kok?
Continue Reading

Segera Dibentuk

Perjalanan rasionalisasi Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT), terutama wilayah Riau, tidaklah semulus yang diperkirakan. Padahal, Kepala Dinas Kehutanan Drs. H. Burhanuddin Husin, MM telah menyampaikan Surat No 522.1/PR/2772 kepada Gubernur Riau tanggal 25 Juli 2006 lalu, bahwa areal seluas 13.624 ha memungkinkan untuk rasionalisasi dan tidak tumpang tindih dengan berbagai perizinan berdasarkan data Dinas Kehutanan Povinsi Riau. Namun, hingga kini rekomendasi Gubri belum ada kabarnya.
Continue Reading

Dukung Rasionalisasi Tnbt

Hangatnya wacana rasionalisasi Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT), membuat anggota DPRD (Komisi A, B, C dan D) Kabupaten Indragiri Hilir meninjau langsung ke lapangan, Selasa (5/09/06). Desa Keritang, salah satu desa penyangga TNBT yang marak dengan aksi bukaan lahan di Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir Riau.
Continue Reading

Dishut Pemprov Riau Dukung Rasionalisasi

Kepala Dinas Kehutanan Drs. H. Burhanuddin Husin, MM melalui Surat No 522.1/PR/2772 yang ditujukan langsung kepada Gubernur Riau tanggal 25 Juli 2006 menyampaikan bahwa areal seluas 13.624 ha memungkinkan untuk rasionalisasi TNBT. Luasan ini diusulkan atas tidak adanya tumpang tindih kawasan dengan berbagai perizinan berdasarkan data Dinas Kehutanan Povinsi Riau.
Continue Reading

Dirjen PHKA,

Usulan perluasan/rasionalisasi Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) meliputi Provinsi Jambi seluas 73.835 ha dan Provinsi Riau seluas 25.364 ha segera terealisasi. Dukungan ini disampaikan Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA), Ir. M. Arman Mallolongan, MM melalui surat No S.662/IV-KK/2006 tanggal 22 Juni 2006 perihal Usulan Rasionalisasi yang ditujukan langsung kepada Gubernur Riau (Gubri) dan Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Provinsi Riau di Pekanbaru.
Continue Reading

Dukungan Rasionalisasi Tnbt Terus Mengalir

Perjalanan Rasionalisasi Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) yang diperjuangkan Konsorsium Bukit Tigapuluh sejak awal 2005 lalu, menampakkan titik cerah. Berbagai pihak telah mendukung penuh terhadap kawasan yang merupakan hutan hujan tropis dataran rendah dengan nilai konservasi luar biasa ini.
Continue Reading

Menhut, Sk Perluasan Tnbt Segera Terwujud

Menteri Kehutanan (Menhut) MS Kaban mengatakan Surat keterangan (SK) perluasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT) di Kabupaten Indragiri Hulu dan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelelawan, Riau akan segera diwujudkan.
Continue Reading

Kawasan Hutan Penyangga Tnbt Dikuasai Warga

Kawasan hutan penyangga Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) yang akan dirasionalisasi, kini sebagian telah dikuasai warga untuk dijadikan perkebunan sawit. Penguasaan lahan itu diduga melibatkan oknum kepala desa.
Continue Reading

Taman Nasional Bukit Tigapuluh

Maraknya aktivitas illegal logging dan pembukaan lahan hutan di kawasan hutan penyangga Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT), dikhawatirkan akan membawa dampak negatif terhadap potensi yang ada. Dan bila dibiarkan, tentunya akan sangat memprihatinkan.
Continue Reading

Pemerintah Provinsi Riau Diminta Dukung Penyelamatan Tnbt

Meski Penyelamatan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) telah dijaga ketat, namun masih saja ada upaya pihak-pihak tertentu untuk melakukan penjarahan di Taman Nasional tersebut. Hal ini terbukti masih adanya aktifitas illegal logging di sekitar daerah hutan penyangga tersebut.
Continue Reading

Wawancara, Ir. Moh. Haryono, M.si (kepala Balai Tnbt Wilayah Riau)

Ketidaktahuan masyarakat akan batas TNBT, intinya. Secara hukum batas tersebut berupa patok yang tingginya 1,5 m. Namun masalahnya, bila semak telah meninggi maka patok tersebut akan tertutup. Kini strategi yang digunakan dengan memasang plang berisi informasi baik pesan maupun larangan. Jumlahnya 100 buah dan dipasang pada tempat rawan yang aksesnya tinggi.
Continue Reading

Rasionalisasi TNBT

Rasionalisasi Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT), yang diusulkan Forum Penyelamat Hutan Jambi (FPHJ) kepada Menteri Kehutanan beberapa waktu lalu, harus mendapat persetujuan DPRD Propinsi. Sebab rasionalisasi yang dimaksud adalah mengubah fungsi kawasan hutan di sisi selatan TNBT, yang berada di dua kabupaten (Tebo dan Tanjung Jabung Barat) dalam Propinsi Jambi.

Continue Reading

Menhut Setuju Usulan Rasionalisasi

Menteri Kehutanan Marzuki Usman minta, areal HPH PT Dalek Hutani Esa (PT DHE) yang berstatus hutan produksi terbatas (HPT) di sisi selatan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT), perlu dimasukkan ke dalam kawasan taman nasional. Alasannya, kawasan HPT itu masih didominasi hutan alam (virgin forest) dan berada pada kemiringan di atas 40 persen (dari 45 derajat), sehingga memenuhi kriteria kawasan lindung.

Continue Reading