NEWS RELEASE: karbon

Tahun:

Hutan Nagari Menurunkan Emisi

Berbagai bencana ekologis yang terjadi belakangan ini, tidak lepas dari dampak perubahan iklim yang sudah menjadi bahasan sejak beberapa dekade belakangan ini. Sumatera Barat, dengan sumber daya alamnya memiliki potensi besar dalam penurunan emisi karbon. Dari analisa tutupan lahan yang dikonversi menjadi nilai emisi karbon yang dilakukan Komunitas Konservasi Indonesia WARSI Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM) dengan skema hutan nagari hutan kemasyarakatan merupakan pengelolaan hutan yang paling rendah menimbulkan emisi karbon.

Continue Reading

Forum Kampanye Perubahan Iklim

news/2012/News_201210_perubahan_iklim1.jpg

20 aliansi yanng tergabung dari pemerintah, perguruan tinggi, LSM di Jambi membentuk sebuah forum kampanye bersama dalam mewujudkan pembangunan rendah karbon di Provinsi Jambi. Forum ini berusaha mensinergikan kegiatan kampanye yang terpadu hingga masyarakat dari berbagai kalangan dapat mengerti tentang perubahan iklim, dan upaya mitigasi dan adaptasi yang dilakukan.

Continue Reading

Menjadikan Sumbar pilot Project PHBM

Targetkan 250.000 Ha Hutan Nagari Hingga 2017

Ketika isu perubahan iklim mulai digulirkan, laju degradasi dan deforestasi tetap saja tinggi, akibat dikonversinya hutan menjadi peruntukan lain. “Saat ini hutan Sumatera hanya tinggal kira-kira 15 juta ha dari 443 juta ha luas Pulau Sumatera. Ini memperlihatkan bahwa di Sumatera yang masih berupa hutan hanya di kawasan-kawasan konservasi dan yang dilindungi masyarakat,”sebut Rakhmat pada acara lokakarya yang diselenggarakan oleh KKI Warsi tanggal 28 - 30 Mei 2012 di Hotel Mercure Padang.

Continue Reading

Jambi Menuju Pembangunan Rendah Karbon

Angka emisi memperlihatkan Indonesia adalah negara terbesar ketiga penghasil emisi di dunia, sebagian besar berasal dari perusakan hutan dan lahan gambut. Indonesia telah melakukan model pembangunan tinggi karbon, dengan perusakan hutan dan penggunaan energi kotor.

Continue Reading

Moratorium Izin Di Hutan Alam Dan Kawasan Gambut

Mendukung Komitmen Pemerintah Turunkan Emisi 26% Pada 2020

Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Norwegia telah menandatangani letter of intent (LoI) (surat kesepakatan) pada akhir Mei lalu. Pemerintah Norwegia memberikan dana hibah sebesar 1 milyar dolar atau sekitar Rp 9 triliyun untuk mengurangi emisi karbon dari deforestasi dan degradasi hutan melalui skema Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation (REDD)/mengurangi emisi dari deforestasi dan degradasi hutan kepada pemerintah Indonesia.

Continue Reading