NEWS RELEASE: kebakaran

Tahun:

Pemerintah Lamban, Kebakaran Gambut Meluas

33 Ribu Ha Gambut Terbakar Kerugian Mencapai Rp 2,6 T

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Jambi terutama di kawasan gambut semakin menggila. Berdasarkan pantauan Citra Satelit TM 8 tertanggal 5 September 205 dan analisis yang dilakukan Divisi Geographic Information System (GIS) Komunitas Konservasi Indonesia WARSI terpantau sudah hampir 33.745 ha kawasan gambut yang terbakar di dua Kabupaten yaitu Tanjung Jabung Timur dan Muara Jambi. Kebakaran terjadi di kawasan Hutan Tanaman Industri seluas 3.089 ha, meliputi lahan PT Wira Karya Sakti dan Diera Hutani Lestari. Kebakaran juga terjadi HPH seluas 5.790 ha, yaitu PT Pesona Belantara Persada dan PT Putra Duta Indah Wood.

Continue Reading

9.149 Ha Gambut Terbakar,

Kerugian Rp 716 M
news/2015/News_201508_Gambut_Terbakar 9_ribu_Ha_Kerugian_Rp_716_M.jpg

Kebakaran hutan dan lahan ternyata kembali berulang tahun. Dari data sebaran titik api yang dihimpun Divisi GIS Komunitas Konservasi Indonesia WARSI sepanjang 2015 (data sampai tanggal 26 Agustus) terdapat 711 titik api dengan konviden level 80 % validasi LAPAN. Jumlah titip api ini terbanyak dibanding tahun sebelumnya dan masih sangat berpotensi untuk terus bertambah mengingat musim kemarau masih berlanjut.

Continue Reading

Kebakaran Gambut Semakin Menggila

Perlu Managemen Kanal Dan Penegakan Hukum Atasi Kebakaran
news/2015/News_201508_Kebakaran_gambut_semakin_menggila.jpg

“kebakaran gambut menjadi persoalan berulang yang terjadi di Jambi, setiap kemarau sudah bisa di pastikan kebakaran gambut akan terjadi dan kini kita melihat kondisinya malah sulit untuk dikendalikan. Hal ini terlihat dari rambatan api yang terus menjalar di lahan gambut,”kata Kurniawan Asisten Koordinator Komunitas Konservasi Indonesia WARSI.

Continue Reading

30 Titik Api Terpantau

Bersiap Memasuki Musim Asap
news/2015/News_201507_30_Titik_Api_Terpantau.jpg

“Jika dilihat dari sebaran titip api yang terpantau kebakaran hutan ini terjadi dalam kawasan perusahaan yang memiliki izin resmi, kemudian dalam kawasan hutan yang terkategori open akses (hutan bekas perusahaan yang sudah dikembalikan ke negara), dan kebakaran pada kawasan kelola masyarakat (APL),” kata Manager Komunikasi KKI WARSI Rudi Syaf.

Continue Reading

Jambi Komitmen Kendalikan Bencana Kebakaran

Jambi, yang menduduki peringkat kedua sebagai provinsi penyumbang kebakaran terbanyak di Sumatera setelah Provinsi Riau, mendapatkan tamparan keras dengan jumlah nilai ekonomi yang disebabkan dari dampak kebakaran hutan dan lahan di wilayah gambut. Tingginya angka kerugian ini yang mencapai Rp 19 triliun ini diharapkan membuka mata banyak pihak bahwa bencana kebakaran bukan menjadi sebuah ritual tahunan yang harus dirasakan masyarakat Jambi dan provinisi hingga negara tetangga . Komitmen untuk pengendalian bencana kebakaran ini disampaikan Staf Ahli Gubernur Jambi Bidang Hukum dan Politik, Husni Djamal terkait dengan upaya-upaya nyata yang dilakukan untuk membuat sistem peringatan diri dan upaya penegakan hukum atas pelaku pembakaran, �Dengan melihat banyaknya kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan gambut ini, saya akan merekomendasikan kepada Gubernur untuk membangun sistem terpadu dalam pengendalian kebaran misalnya dalam bentuk sistem peringatan dini (EWS) dan juga adanya penegakan hukum untuk para pelaku pembakaran ini tidak menutup kemungkinan perusahaan juga bisa dijerat,� tegasnya.

Continue Reading