NEWS RELEASE: pendidikan

Tahun:

Beteguh, Pelajar Yang Menjadi Guru Anak Rimba

Sejak 1998 KKI Warsi memperkenalkan pendidikan alternatif pada Orang Rimba dengan konsep pendidikan yang sesuai dengan adat dan budaya Orang Rimba, dan metode yang dipilih adalah baca tulis dan hitung. Untuk memudahkan anak-anak rimba mengingat huruf dan angka, biasamya huruf dan angka tersebut dianalogikan dengan benda-benda yang ada disekitar mereka. Kini metode pengajaran yang mengaitkan dengan lingkungan sekitar dikenal dengan metode kontekstual teaching and learning dan diakomodir dalam kurikulum 2013.

Continue Reading

Besudut, Potret Perjuangan Pendidikan Orang Rimba

Anak Rimba Pertama Ikuti Un Sma

Di tengah sengkaturnya pelaksanaan UN tingkat SMA tahun ini, ada sesuatu yang membanggakan bagi Jambi, yaitu adanya anak rimba yang perdana dan satu-satunya yang mengikuti Ujian Nasional yang digelar awal minggu lalu hingga kamis kemarin.

Continue Reading

In Memory Of Yusak The Orang Rimba Education Hero

Mengenang 14 Tahun Meninggalnya Guru Rimba
news/2013/News_201304_memoriam_yusak_adrian_hutapea1.jpg

Dalam rangka mengenang 14 tahun meninggalnya pionir guru Orang Rimba, Yusak Adrian Hutapea, kemarin (3/4), Komunitas Konservasi Indonesia Warsi menggelar kegiatan bertajuk In Memory of Yusak The Orang Rimba Education Hero. Kegiatan ini juga menampilkan aksi teatrikal yang menggambarkan perjuangan Yusak saat mengajar Orang Rimba. Acara ini dihadiri ibu kandung Yusak, Ibu Rusni, dari Jakarta, dan murid-murid rimba generasi pertama dari Makekal, Bukit Duabelas, Provinsi Jambi.

Continue Reading

150 Anak Rimba Menanti Pendidikan

Duka Pendidikan
news/2012/News_201205_duka_pendidikan.jpg

Sebagaimana yang tertuang dalam pasal 31 ayat 1 dan 2, bahwa setiap Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan dan Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. Namun amanat tersebut tampaknya tidak berlaku untuk beberapa anak rimba yang berada di Jalan Lintas Sumatera yang sampai saat ini masih berjuang untuk memperoleh hak pendidikan.

Continue Reading

Anak Rimba Kunjungi Sekolah

Kerusakan hutan yang semakin meningkat dari tahun ke tahunnya tidak hanya mengancam kehancuran keanekaragaman hayati, namun juga masyarakat yang ada di dalam dan di sekitar hutan yang selama ini menggantungkan hidupnya terhadap sumber daya alam yang ada di hutan. Hingga pada tahun 2000-an tutupan hutan Jambi yang tersisa hanya berkisar 1,6 juta hektar termasuk empat taman nasional yang ada di daerah itu, yakni Taman Nasional Kerinci Seblat, Berbak, Bukit Dua Belas dan Taman Nasional Bukit Tigapuluh. Dampak nya kini menjadi persoalan baru yang menyentuh seluruh sendi kehidupan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Masyarakat yang hidup di dalam dan sekitar hutan, akan langsung merasakan akibat dari tingginya laju kerusakan hutan ini. Salah satu, masyarakat yang sangat menggantungkan hidupnya pada hutan, yaitu Orang Rimba yang hidup menyebar di kawasan Taman Nasional Bukit Dua Belas. Mereka dengan adat dan kebudayaan yang dimiliki telah membantu menjaga kelestarian hutan.

Continue Reading