NEWS RELEASE: pendidikan

Tahun:

150 Anak Rimba Menanti Pendidikan

Duka Pendidikan
news/2012/News_201205_duka_pendidikan.jpg

Sebagaimana yang tertuang dalam pasal 31 ayat 1 dan 2, bahwa setiap Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan dan Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. Namun amanat tersebut tampaknya tidak berlaku untuk beberapa anak rimba yang berada di Jalan Lintas Sumatera yang sampai saat ini masih berjuang untuk memperoleh hak pendidikan.

Continue Reading

Anak Rimba Kunjungi Sekolah

Kerusakan hutan yang semakin meningkat dari tahun ke tahunnya tidak hanya mengancam kehancuran keanekaragaman hayati, namun juga masyarakat yang ada di dalam dan di sekitar hutan yang selama ini menggantungkan hidupnya terhadap sumber daya alam yang ada di hutan. Hingga pada tahun 2000-an tutupan hutan Jambi yang tersisa hanya berkisar 1,6 juta hektar termasuk empat taman nasional yang ada di daerah itu, yakni Taman Nasional Kerinci Seblat, Berbak, Bukit Dua Belas dan Taman Nasional Bukit Tigapuluh. Dampak nya kini menjadi persoalan baru yang menyentuh seluruh sendi kehidupan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Masyarakat yang hidup di dalam dan sekitar hutan, akan langsung merasakan akibat dari tingginya laju kerusakan hutan ini. Salah satu, masyarakat yang sangat menggantungkan hidupnya pada hutan, yaitu Orang Rimba yang hidup menyebar di kawasan Taman Nasional Bukit Dua Belas. Mereka dengan adat dan kebudayaan yang dimiliki telah membantu menjaga kelestarian hutan.

Continue Reading

Ketika Anak Rimba Ikut Sekolah Formal

Sejak Pagi Telah Merapikan Diri, Hari Pertama Sekolah Kenakan Sandal Jepit
news/2009/News_200907_Sekolah_Formal_OR1.jpg

Senin pagi (13/7) ada yang berbeda pada kelompok Orang Rimba di SPC Pelakar Jaya Kecamatan Pemenang, Kabupaten Merangin Jambi. Pemukiman Orang Rimba yang berjarak sekitar 700 meter dari transmigrasi Pelakar Jaya itu, terasa bersemangat. Sejak pukul 6 pagi, anak-anak dan orang tua dari rombong Nungkai ini sudah membasuh diri di dua sumur yang terdapat di pemukiman itu . Bukan hal yang biasa bagi Orang Rimba mengawali aktifitasnya dengan membasuh diri di sumur. Selama ini Orang Rimba identik dengan kebiasaan mereka yang jarang mandi dan membersihkan diri.

Continue Reading

Pemkab Sarolangun,

Bantu Pendidikan Orang Rimba

Komunitas Orang Rimba di Taman Nasional Bukit Dua Belas Jambi, masih tergolong suku asli yang terpinggirkan. Ini ditandai dengan akses pelayanan publik, seperti pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi yang merupakan hak setiap warga negara masih belum dapat dinikmati oleh Orang Rimba. Pendidikan misalnya, yang didapatkan Orang Rimba masih sebatas pendidikan alternatif yang dikembangkan KKI Warsi. Namun untuk ke depan pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi Orang Rimba akan mendapat dukungan dari pemerintah Kabupaten Sarolangun.

Continue Reading

Sembilan Tahun Pendidikan Rimba

Hasilkan Buku ?kisah-kisah Anak Rimba?
news/2007/News_200704_PendidikanOR1.jpg

Membaca koran, menjadi salah satu kegemaran anak-anak rimba di Taman Nasional Bukit Dua Belas Jambi. Meski koran yang mereka baca bukan koran terbitan terbaru, tapi yang jelas mereka sangat suka membacanya, demikian juga ketika dibawakan buku-buku cerita, mereka akan berebut untuk membaca duluan, ujung-ujungnya karena tidak sabar untuk menunggu giliran, akhirnya mereka akan membaca secara berkelompok.

Continue Reading