NEWS RELEASE:

Masyarakat Bukan Sekedar Tujuan

Tapi Alat Pembangunan
news/2003/News_200306_Konservasi.jpg


embangunan yang tak memperhatikan konservasi hanya akan membawa kesengsaraan pada masyarakat. Sudah saatnya masyarakat dijadikan alat untuk pembangunan bukan sekedar tujuan pembangunan, oleh karena itu masyarakat juga harus dilibatkan dalam konservasi.

Komentar itu disampaikan Ketua KKI (Komunitas Konservasi Indonesia) Warsi, Ir Hardmudya,14 Juni 2003, dihadapan sejumlah wartawan di Padang-Sumbar, dalam acara Soft Louncing KKI Warsi. Menurutnya, untuk kasus-kasus illegal logging alangkah baiknya masyarakat yang menyuarakan atau lebih ?meneriakkan?. Sehingga secara bersama permasalahan itu bisa teratasi. Mengingat jika dibiarkan terus bencana alam seperti kebakaran hutan dan banjir terus terjadi.

Di Sumbar belakangan ini beberapa daerahnya,seperti Solok rutin dilanda banjir. Begitu juga di Jambi panen banjir. Di Bengkulu daerah yang rutin disinggahi banjir yaitu Muko-muko. Sedangkan pada musim kemarau, kebakaran hutanlah yang menjadi momok, diikuti oleh kabut asap yang membawa penyakit ISPA (infeksi saluran pernafasan atas). Dalih PAD (Pendapatan Asli Daerah) telah kian memicu pembabatan hutan.

Selama ini sebagai lembaga yang konsen pada konservasi, Warsi telah melakukan pendampingan pada beberapa daerah yang masyarakatnya sangat bergantung pada bebalok. Dan diupayakan ketergantungan itu dialihkan ke bentuk lain.



Misalnya dengan program CBFM, mendampingi masyarakat mengelola parak di Koto Malintang dan beberapa daerah lainnya di Sumbar. Warsi juga berkegiatan di Solok untuk memonitor keberadaan satwa mamalia besar, seperti badak dan harimau.

Sedangkan Direktur Eksekutif KKI Warsi,Rudi Syaf, menanggapi kalau konservasi bukan berarti hutan sama sekali tak bisa atau tak boleh diganggu-gugat, masyarakat tak boleh berbuat apa-apa terhadap pepohonan. Melainkan boleh saja dimanfaatkan,asal pengelolaannya mementingkan unsur keselamatan alam. ?Yang penting konservasi jangan hanya bersifat retorika saja,? ...baca selanjutnya...





Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =