NEWS RELEASE:

Saatnya Jambi Alihkan PAD Dari Kayu


Trend penggalian PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari kayu oleh kabupaten sejak otonomi digulirkan telah memicu kerusakan lingkungan hingga tak terkendali. Padahal pemasukan daerah dari mengandalkan hasil hutan juga bisa diupayakan dalam bentuk lain, misalnya dari pengolahan carbon dioksida (CO2) menjadi oksigen (O2) oleh tumbuhan hijau, yang berarti dengan tetap memelihara hutan.

Daerah-daerah atau negara penghasil CO2 diharuskan membayar ke perusahaan atau wilayah yang mempertahankan hutannya untuk mengolah O2, dengan kata lain sistem ini diistilahkan dengan perdagangan CO2. Hanya saja baru perusahaan swasta yang telah melaksanakan kerjasama pengolahan ini di Jambi, yaitu PT WKS. Pemerintah daerah Jambi sebaiknya mulai memikirkan ini sebagai solusi PAD.

Demikian komentar Direktur Eksekutif Warsi, Rudi Syaf, dalam kunjungan ke Harian Posmetro Jambi, Rabu (7 Mei 2003). Kunjungan ini dimaksudkan merangkum masukan atau mendialogkan kondisi kerusakan lingkungan, terutama gundulnya hutan dengan insan pers agar bisa dikampanyekan terus-menerus ke masyarakat hingga menghasilkan tindakan tegas dari pemerintah. Mengingat rutinnya banjir melanda Jambi dalam tahun-tahun belakangan ini.

Lebih lanjut dijelaskan Rudi, jika dihitung-hitung dari luasan hutan Jambi, antara lain TNBD, TNBT, dan TNB, bisa didapat pemasukan total sebesar Rp820,250 miliar dari kerjasama CO2 ini. Ada dua negara yang bisa dijadikan contoh untuk pengolahan Co2 oleh alam ini, yaitu Costarica dan Brazil. Kedua negara ini cukup mendapatkan hasil yang memuaskan untuk pemasukan negaranya dalam membiayai pembangunan. Sementara salah satu negara yang membayar pengolahan CO2 menjadi O2 ini oleh hutan negara lain, adalah Jepang. Jepang merupakan negara industri yang hanya memiliki sedikit hutan, membayar ke negara yang bisa menyerap CO2 ini karena masih mempertahankan hutan.



Penarikan pemasukan secara tidak langsung dari hutan ini, menurut pakar dari IPB, Pr...baca selanjutnya...





Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =