NEWS RELEASE:

Kebijakan Pembangunan Masih Mengisolasikan Masyarakat Desa


Hingga sekarang masih terjadi pengisolasian desa dan potensi yang ada di sana dari kebijakan pemerintah daerah dalam pembangunan. Dan keberadaan perusahaan-perusahaan besar yang tak jauh dari lingkungan masyarakat desa telah membuat warga kian terpinggirkan. Harusnya pemerintah menyadari apapun kebijakan yang diambil, masyarakatlah aktor atau pelaku utamanya.

Demikian pendapat pengamat perekonomian dari Universitas Jambi (Unja), DR. Johannes S, dalam suatu pertemuan dengan KKI (Komunitas Konservasi Indonesia) Warsi. Turut hadir dalam pertemuan itu Kepala KSDA Jambi, Ir. Agus Priambudi, MSc, dan Kasubdin Penataan Kawasan Hutan Dinas Kehutanan Jambi, Ir. H. Daru Pratomo. Dari KKI Warsi sendiri hadir Koordinator Program Suku Anak Dalam (SAD) KKI Warsi, Robert A, dan Koordinator Unit Fasilitasi Desa KKI Warsi, Budi Retno Minulya.

Johannes menambahkan harus ada kesatuan atau kesepahaman yang sama dengan masyarakat desa dalam merancang pembangunan ekonomi mereka, apa saja yang menjadi potensi masyarakat desa harus digali dan dijadikan pijakan pembangunan. Selama ini ketika pembangunan dalam bentuk proyek, pemerintah kabupaten tak menyadari pentingnya pembangunan bagi desa-perdesa, hal itu baru terasa penting ketika otonomi digulirkan.

Tak jauh berbeda dari pendapat tersebut, Budi Retno Minulya mengatakan seringkali beberapa dari program pembangunan tidak efektif, tak didasari pada kebutuhan desa. Sehingga tak terelakkan masyarakat desa pun mengalihkan perhatian pada potensi hutan, potensi yang ada di desa terabaikan. Salah satunya mengambilan hasil hutan dari Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD). ?Melakukan penyelamatan terhadap hutan atau TNBD sama artinya dengan upaya pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat desa. Kita tak bisa ?teriak? jangan masuk hutan sementara pengembangan ekonomi mereka tak terpedulikan,? tegasnya.Warsi sendiri telah mengupayakan adanya Gerakan Kembali ke Sawah (GKS) agar masyarakat desa lebih ?te...baca selanjutnya...





Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =