NEWS RELEASE:

Kerusakan Hutan Meningkat, Pembangunan Irigasi Sia-sia

Kerusakan hutan di Kabupaten Sawahlunto/Sinjunjung sejak tahun 1993 hingga 1996 telah mencapai 20,66 persen. Dikhawatirkan kerusakan ini akan terus meningkat jika pengelolaan SDA (Sumber Daya Alam) tak diatur secara tepat alias masih tak memikirkan unsur keadilan. Begitu juga terhadap pembangunan Batanghari Irrigation Project (BHIP) yang berpusat di Sungai Dareh Sitiung yang terletak di ruas tengah Sungai Batanghari, akan ikut terganggu alias tak mencapai hasil yang diinginkan. Dimana proyek ini diharapkan mampu mengairi sawah seluas 18.936 hektar pada 35 Jorong/Nagari di Sumbar dan 5 desa di Jambi.

Bupati Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung, Darius Apan, menyampaikan hal itu dalam acara Konsultasi Publik tentang Pengelolaan SDA DAS Batanghari dengan Pendekatan Bioregion atau Berbasiskan Masyarakat, baru-baru ini, di ruang Operation Room kantor Bupati Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung. Acara ini merupakan kerjasama antara pemerintah Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung dengan KKI (Komunitas Konservasi Indonesia) Warsi yang berkantor di Sumbar dan Jambi.

Darius menambahkan kalau rincian dari kerusakan hutan Sawahlunto/Sijunjung tersebut yaitu dari luas 3.934.036.185 m2 menjadi 3.121.095.540 m2. Angka itu didapat dari hasil analisis Inter Provincial Spatial Plan (ISP). Melihat kondisi ini dicemaskan investasi pemerintah melalui proyek irigasi Sungai Dareh Sitiung (SEDAS) yang akan mengairi sawah seluas 20.000 hektar akan menjadi sia-sia, bila dibiarkan kerusakan hutan terus berlangsung yang tentunya berdampak pada terganggunya DAS Batanghari. ?Telah terjadi ketidakadilan dalam pengelolaan SDA DAS Batanghari demi keuntungan jangka pendek,? sesalnya.

Kebijakan yang kaku, pengelolaan tunggal, serta pendekatan keamanan yang ketat dengan menetapkan sanksi-sanksi, telah membuat ketidakberdayaan daerah dalam mengelola SDA. Sementara bagi masyarakat Sumbar sendiri secara turun-temurun ada ketegasan kalau alam merupakan wadah pencerdasan masyarakat dengan fals...baca selanjutnya...






Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =