NEWS RELEASE:

Sembilan Buldozer Ancam Tn Bukit 30 Dan Suku Talang Mamak

Sebanyak sembilan alat berat, berupa buldozer, yang sengaja didatangkan dari Sumatera Utara, siap menghabiskan kawasan hutan produksi terbatas (HPT) di kawasan HPH PT Dalek Hutani Esa (DHE) yang berlokasi di Propinsi Jambi. Kehadiran buldoser itu juga mengancam Suku Talang Mamak dan Orang Rimba yang bermukim di Semerantihan, yang berada dalam areal HPH PT DHE. Dalam waktu tidak lama juga akan mengganggu kelestarian Taman Nasional Bukit 30 yang berbatasan langsung dengan konsesi HPH itu.

Kehadiran alat-alat berat itu, menurut Ongko dari Suku Talang Mamak, sudah dimulai dengan masuknya lima buldozer dua minggu lalu ke areal konsesi HPH PT DHE. Sisanya, empat buldozer lagi, menurut seorang pekerja PT DHE yang tidak mau disebut namanya, akan masuk ke lokasi yang sama, minggu depan. Kedatangan alat-alat berat itu seiring dengan dikeluarkannya alat-alat berat milik PT DHE dari lokasi hutan.

TN Bukit 30, yang berada di dua propinsi (Riau dan Jambi), memiliki luas 127.698 ha, dan seluas 33.000 ha di antaranya berada di Jambi. Sementara itu, luas konsesi HPH PT Dalek adalah sekitar 50.000 ha. Areal konsesi PT DHE itu berstatus hutan produksi terbatas (HPT) dan berfungsi sebagai kawasan penyangga TN Bukit 30.

Disengaja
Hasil pengamatan Warsi, yang meninjau ke lapangan bersama Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Jambi ke kawasan HPH PT Dalek, Rabu (19/09), menemukan, kelima buldozer itu beroperasi dengan tidak mengikuti blok rencana kerja tahunan (RKT), sebagaimana lazimnya operasi penebangan perusahaan HPH, tetapi menyebar tanpa arah yang jelas.

Penebangan tanpa ada aturan ini terkesan disengaja. Sebab, alat-alat berat itu sengaja di arahkan, antara lain, ke areal yang semula diusulkan Forum Penyelamat Hutan Jambi (FPHJ --aliansi LSM peduli hutan di Prop. Jambi) untuk dimasukkan ke dalam TN Bukit 30. Usulan yang dimaksud adalah berupa rasionalisasi TN Bukit 30, dengan memanfaatkan sekitar 13.170 ha areal konsesi P...baca selanjutnya...





Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =