NEWS RELEASE:

Masyarakat Ajukan Pengelolaan Hutan

Izin Hti
news/2011/News_201101_KompasHapadi.jpg

JAMBI, KOMPAS.com ? Menteri Kehutanan mencabut izin hutan tanaman industri di kawasan penyangga Taman Nasional Bukit Duabelas bagi PT Hapadi Trisena Utama. Kawasan tersebut kini diajukan pengelolaannya oleh masyarakat Desa Hajran, Kecamatan Bathin XXIV, Kabupaten Batanghari .

Dalam surat keputusannya, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mencabut Izin Percobaan Penanaman (IPP) PT Hapadi seluas 10.000 hektar dengan alasan perusahaan HTI yang mengantongi izin sejak 1990 itu tidak memperlihatkan kemajuan pembangunan tanaman, sesuai dengan izin yang dikantonginya. Semua kegiatan PT Hapadi Trisena Utama harus dihentikan, demikian petikan surat Menhut yang dikeluarkan 3 Desember lalu. PT Hapadi sejak awal beroperasi membuka sekitar 100 hektar lahan, dan menanaminya dengan sengon, tetapi perusahaan ini segera berhenti beraktivitas.

Kawasan hutan produksi tersebut sekarang dalam kondisi kritis dan tak produktif. Koordinator Unit Desa Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi, Ade Chandra, mengatakan, Sabtu (8/1), hutan negara bisa dikelola masyarakat dalam skema hutan desa untuk penanaman karet. Hutan desa merupakan pengelolaan kawasan hutan yang dilakukan masyarakat dan dimanfaatkan untuk kemakmuran masyarakat desa. Masyarakat Hajran telah mengajukan pengelolaan hutan desa seluas 86 hektar sejak dua tahun terakhir, tetapi Menhut belum memberi izin.

"Sejak aturan tata hutan dan penyusunan rencana pengelolaan hutan dan pemanfaatan hutan keluar, peluang masyarakat untuk mengelola hutan negara terbuka lebar," ujarnya.

Namun, kata Ade Chandra, pengajuan oleh masyarakat kerap terkatung-katung. Areal yang diajukan tumpang-tindih dengan izin HTI. Karena alasan tersebut, hingga kini usulan hutan desa tak kunjung berlanjut.

Menurut Ade, masyarakat sangat berharap pengembangan hutan desa yang diperkaya dengan aneka tanaman kehutanan dan perkebunan akan memberi sumber pemasukan dan digunakan untuk pembangunan desa. Masyarakat dapat merasakan m...baca selanjutnya...






Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =