NEWS RELEASE:

Joni Alami Gegar Otak, Gilan Tewas

Kki Warsi Minta Aparat Tindak Pelaku Pengeroyokan Orang Rimba

Joni mengalami gegar otak, berdasarkan hasil rontgen yang dilakukan di Rumah Sakit Abunjani Bangko. Joni yang merupakan Orang Rimba SP A Pemenang Kecamatan Pemenang Kabupaten Merangin, korban amuk massa warga Desa Bunga Antoi Pemenang. Tindak kekerasan yang dialami Joni, berawal ketika dia dan rekannya Gilan Orang Rimba SP C Pelakar Jaya, Pemenang hendak menuju rumah kerabat Gilan di sekitar perkebunan JAW Sarolangun. Malam itu (kamis 13/1) sekitar jam 11 malam, Joni dan Gilan mengendarai sepeda motor melintasi jalan poros satu-satunya yang menghubungkan Pelakar Jaya ke Jalan Lintas Sumatera guna menuju ke Sarolangun.

Ketika melintas itulah keduanya dicegat warga desa dan diinterogasi. Kedua Orang inipun menyebutkan daerah asal mereka dan mengaku sebagai Orang Dalam (sebutan lain untuk Orang Rimba atau Suku Anak Dalam, red). ?Namun mereka tidak percaya karena menurut mereka kami bersih,?ujar Joni yang kini masih di rawat di RS Abunjani Bangko sejak Jumat lalu.

Karena tidak percaya itulah kemudian keduanya digebuki warga, dan dituduh mau mencuri. Walau ada juga beberapa warga yang melarang karena keduanya belum tentu bersalah, tapi warga terlanjur beringas dan terus memukuli keduanya. Akibat kejadian itu, Gilan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit akibat pukulan benda tumpul dikepalanya, sedangkan Joni sedikit beruntung karena nyawanya masih tertolong, dengan luka lebam di kepala dan mukanya.

Terkait hal ini, Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi meminta aparat keamanan segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku pengeroyokan terhadap kedua Orang Rimba ini. ?Kami meminta aparat hukum untuk segera bertindak, karena ini merupakan tindak kriminal yang telah menyebabkan nyawa orang lain hilang,?sebut Direktur KKI Warsi Rakhmat Hidayat.

Menurut Rakhmat, kasus penghilangan nyawa Orang Rimba selama ini cenderung dibiarkan aparat keamanan. Padahal ini sudah merupakan tindakan kriminal yang seharusnya diusut tuntas. ...baca selanjutnya...






Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =