NEWS RELEASE:

Jambi Tidak Butuh HTI Lagi

Warsi Minta Gubernur Cabut Rekomendasi Hti

Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi meminta Gubernur untuk mencabut rekomendasi perluasan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Provinsi Jambi. Hal ini berkaitan dengan rencana perluasan HTI yang diajukan oleh PT Hijau Arta Nusa di eks HPH Serestra 1 dan Rimba Kartika Jaya dan PT Gading Karya Makmur di eks HPH Bina Lestari. Kedua perusahaan ini mengajukan izin HTI seluas 79.066 ha di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Merangin dan Sarolangun. Kedua perusahaan ini telah mendapatkan rekomendasi dari Gubernur Jambi pada 2010 lalu. Eks Bina Lestari oleh pemerintah Kabupaten Sarolangun pada masa pemerintahan Bupati Muhammad Madel, telah ditetapkan sebagai kawasan lindung karena berada di wilayah hulu. Pun demikian dengan eks Serestra 1 dan Rimba Kartika Jaya juga berada di wilayah hulu.

?Kami meminta Gubernur Jambi untuk mencabut rekomendasi tersebut, karena menurut penilaian kami, jika di kawasan yang diajukan tersebut dijadikan HTI, akan mendatangkan bencana ekologi dan ekonomi bagi masyarakat,?kata Direktur KKI Warsi Rakhmat Hidayat.

Disebutkanya kehadiran HTI baru hanya akan semakin memperpanjang persoalan pengelolaan sumber daya alam di Jambi. ?Daerah hulu perlu dipertahankan keberadaanya, jika tidak akan menyebabkan terganggunya sumber air yang kemudian akan menyebabkan Jambi mengalami rawan pangan,?sebutnya.

Hal ini lanjut Rakhmat, akan menimbulkan krisis pangan di Provinsi Jambi. ?Tidak hanya itu, kehadiran HTI hanya akan semakin membuat masyarakat miskin, dan ini akan semakin mempertajam konflik pengelolaan sumber daya alam yang terjadi di Provinsi Jambi, baik konflik antara masyarakat sekitar dengan perusahaan, pun konflik antara manusia dan satwa,?sebut Rakhmat.

Padahal dalam beberapa tahun ke depan diyakini akan terjadi peningkatan konsumsi energi dan pangan sebanyak 60 persen. Ini berarti harus diantisipasi dengan penyediaan lahan yang cukup untuk masyarakat dan juga didukung dengan perlindungan sumber daya hutan se...baca selanjutnya...






Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =