NEWS RELEASE:

Jambi Menuju Pembangunan Rendah Karbon

Angka emisi memperlihatkan Indonesia adalah negara terbesar ketiga penghasil emisi di dunia, sebagian besar berasal dari perusakan hutan dan lahan gambut. Indonesia telah melakukan model pembangunan tinggi karbon, dengan perusakan hutan dan penggunaan energi kotor.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 26 persen dan 15 persen tambahan dengan bantuan internasional, bersama dengan target pertumbuhan ekonomi tujuh persen per tahun. Guna mewujudkan itu semua, Susilo Bambang Yudhoyono mengambil langkah melalui pembangunan rendah karbon mengurangi terhadap pembangunan rendah karbon. Senada dengan itu, Jambi sebagai bagian dari wilayah Republik Indonesia, baik secara kesatuan wadah, yang meliputi ruang darat, ruang laut dan ruang udara termasuk ruang di dalam bumi, maupun sebagai sumber daya.

Dengan luas hutan mencapai 2,1 juta hektar, yang saat ini kehilangan luasan hutannya mencapai 50 persen yaitu hingga satu juta hektar. Angka ini menunjukkan telah terjadi konversi hutan secara berlebihan, dan ini merupakan salah satu penyebab utama meningkatnya emisi. Diperlukan penataan ruang yang baik dengan pendekatan nilai strategis kawasan untuk mengembangkan, melestarikan, melindungi dan mengkoordinasikan keterpaduan pembangunan nilai strategis kawasan demi terwujudnya pemanfaatan yang berhasil guna, berdaya guna dan berkelanjutan.

Niat baik ini disosialisasikan dengan penandatangan Nota kesepakatan Kerjasama KKI Warsi dengan Fraksi Gerakan Keadilan DPRD Provinsi Jambi, yang diwakili Henry Mansyur dalam bentuk kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Daerah RTRWP 2011-2031,yang telah berlangsung, Selasa(20/3)
“Diperlukan pola ruang wilayah provinsi yang mencakup kawasan lindung dan kawasan budidaya termasuk kawasan andalan dengan sektor unggulan yang prospektif dikembangkan serta kawasan strategis provinsi. RTRWP ini akan memadukan serta menyerasikan tata guna tanah, tata guna ud...baca selanjutnya...





Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =