NEWS RELEASE:

20 Kasus Pembalakan Liar Di Jambi

Tercatat sejak awal tahun 2012, KKI Warsi menghimpun ada 20 kasus pembalakan liar yang terjadi di Provinsi Jambi. Jumlah ini cukup fantastis, mengingat luasan hutan jambi yang tinggal 1,1 juta hektar setelah mengalami penyusutan satu juta hektar selama kurun waktu lima tahun. Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, Diki Kurniawan Manajer Advokasi dan Kebijakan KKI Warsi menyebutkan harus ada tindakan tegas dari pemerintah untuk melakukan penghentian kegiatan pembalakan liar tersebut. " Pemerintah seharusnya menindak tegas pelaku dengan langkah membentuk operasi khusus. Tidak hanya pelaku, tapi cukong nya juga harus ditangkap", ungkapnya.

Melihat banyaknya kasus pembalakan liar dalam kurun waktu empat bulan ini, Dicky melihat adanya indikasi pembalakan liar yang terorganisir."Ini juga perlu dicaritahu apakah kegiatan tersebut terorganisir, dan demi kepentingan bisnis yang lebih besar", tambahnya. Dikhawatirkan maraknya pembalakan liar yang terjadi merupakan sebuah pembenaran untuk melakukan konversi hutan.

Senada dengan itu, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam menduga adanya pelaku besar yang tersentuh dengan hokum dibelakang maraknya kegiatan pembalakan liar tersebut." Saya yakin pembalakan liar yang terjadi bukan lagi persoalan mencari sesuap nasi. Saya menduga adanya pemain-pemain "white criminal" yang mendalangi kegiatan tersebut", tegasnya.

Ancaman pengurangan luas hutan yang paling nyata, menurut Dicky , adalah kegiatan perambahan hutan dan pembalakan liar yang tidak terkendali. Jika dalam kondisi hutan yang rusak, maka alasan mengkonversi hutan akan lebih layak. Dan konversi hutan secara berlebihan, menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya pemanasan global.

Jika aparat dalam hal ini dikatakan Tri, adalah Dinas Kehutanan dan pemerintah daerah sebagai pengelola kawasan tidak melakukan tindakan cepat dalam penghentian pembalakan liar tersebut, maka dikhawatirkan luas hutan jambi yang tersisa saat ini akan hil...baca selanjutnya...






Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =