NEWS RELEASE:

150 Anak Rimba Menanti Pendidikan

Duka Pendidikan
news/2012/News_201205_duka_pendidikan.jpg

Sebagaimana yang tertuang dalam pasal 31 ayat 1 dan 2, bahwa setiap Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan dan Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. Namun amanat tersebut tampaknya tidak berlaku untuk beberapa anak rimba yang berada di Jalan Lintas Sumatera yang sampai saat ini masih berjuang untuk memperoleh hak pendidikan. Sejak tahun 2008, telah melakukan fasilitasi pendidikan untuk sekitar 150 anak rimba usia sekolah yang berada di jalan lintas tengah Sumatera. Karlina (27), guru Orang Rimba menyebutkan selama ini dia tim pengajar lainnya selama ini melakukan kegiatan monitoring ke sekolah dan fasilitasi langsung ke kelompok. " Sudah hampir 4 tahun ini kita melakukan monitoring ke sekolah untuk memantau perkembangan anak Rimba yang sudah mengecap pendidikan formal, selain itu juga memberikan pendidikan bagi anak-anak Rimba yang belum siap masuk ke sekolah formal dengan guru kunjung", jelasnya. Karin, demikian panggilan akrab alumnus Antropologi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyebutkan pilihan bentuk pendidikan yang tepat untuk saat ini bagi anak-anak Rimba di jalan lintas tersebut melalui pendidikan formal yang telah disediakan oleh Pemerintah. Hal ini dikarenakan lokasi mereka dengan sekolah hanya berjarak kurang dari 2 km. "Lokasi mereka yang sudah dekat dengan akses pendidikan formal, serta keterbatasan sumberdaya manusia yang kita miliki juga terbatas. Membuat pilihan pendidikan yang tepat adalah melalui pendidikan formal", sebutnya. Guru kunjung yang difasilitasi KKI Warsi juga disebut karin hanya sebagai bentuk persiapan bagi mereka memasuki pendidikan formal. Dan kurikulum yang digunakan juga disesuaikan dengan kurikulum pendidikan yang berlaku. Sampai saat ini, ada 20 orang anak yang sudah mengecap pendidikan formal di Sekolah Dasar. Namun, kondisi ini tidak bertahan dikarenakan sekitar 10 orang anak akhirnya memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan tersebut dengan berbagai alasan. "Mer...baca selanjutnya...






Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =