NEWS RELEASE:

Harimau Di Hutan Adat Guguk

news/2012/News_201205_harimau.jpg

Kamera trap yang ditempatkan KKI Warsi bekerja sama dengan ZSL dan Pengelola hutan adat Guguk, berhasil merekam adanya harimau dan sejumlah satwa dilindungi di dalam kawasan hutan adat Guguk Desa Guguk Kecamatan Ranah Pembarap Kabupaten Merangin. Selain harimau di kawasan seluas 630 ha ini juga terekam satwa lain yang statustnya juga dilindungi diantaranya beruang madu, kucing batu, tapir dan kijang muncak. Satwa ini mendapat status Appendict I sesuai dengan PP no 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan Dan Satwa. Juga terdapat monyet beruk, simpai dan kuaw raja, yang statusnya appendict II atau jika tidak diindungi akan mendekati kepunahan. Dengan terekamnya satwa-satwa ini menyatakan bahwa kawasan hutan adat Guguk yang keberadaannya dikelola dengan kearifan lokal masyarakat, menyimpan kekayaan yang sangat beragam.

"Keberadaan harimau dan satwa lain yang terancam punah di kawasan ini memperlihatkan bahwa kawasan hutan adat Guguk memegang peranan penting sebagai habitat satwa tersebut, sehingga keberadaannya perlu terus dipertahankan dan dijaga,"sebut kata Yul Qari Koordinator Program KKI Warsi.

Kondisi kesehatan sejumlah anak rimba di sekitar TNBD memang sangat memprihatinkan. Perut mereka tampak buncit, badan kurus, mata cekung dan sebagian anak lagi tulang dada mereka bergeser dan tidak simetris. Kondisi itu diduga karena gizi buruk yang mereka alami sejak masih usia dini.

Disebutkannya harimau sumatera merupakan satwa endemik yang keberadaannya di hutan-hutan primer semakin sedikit. Alih Fungsi hutan dan tingginya perburuan harimau menyebabkan harimau sumatera terancam punah. "Dalam rantai makanan harimau sebagai pemangsa puncak, dengan posisi ini, harimau memegang peranan penting menjaga keseimbangan ekosistem. Karena harimua membutuhkan habitat yang luas dengan tutupan hutan yang baik,"sebutnya sembari menambahkan pemotretan dilakukan selama satu bulan sepanjang Maret lalu.

Disebutkannya dengan posisi sebagai penj...baca selanjutnya...






Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =