NEWS RELEASE:

Orang Rimba Diterkam Buaya

Konflik Manusia Vs Satwa
news/2012/News_2012_Orang_Rimba_Diterkam_Buaya.jpg

K onflik manusia vs satwa kembali mengejutkan masyarakat di daerah Jambi. Kali ini melibatkan seekor buaya dengan Malali, salah satu Orang Rimba dari kelompok Temenggung Nyenong. Meski berhasil selamat dari amukan buaya, namun tubuh Malali berlumuran darah dicabik buaya saat bergulat selama beberapa menit dengan si raja sungai itu.

Peristiwa tragis ini dialami Malali, Selasa (28/8) lalu. Pertarungan sengit melawan buaya itu berawal ketika Malali bersama beberapa rekannya sedang berburu labi-labi di sungai Sokolado, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari. Mereka berburu labi-labi untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Semula Malali begitu gembira saat menemukan binatang buruan yang ia kira adalah seekor labi-labi besar. Tombak di dalam genggaman tangannya pun meluncur deras menghantam kepala binatang buruan itu.

Namun, kegembiraan Malali untuk mendapatkan binatang buruan besar hari itu tiba-tiba pupus. Tombak di tangannya patah saat berbenturan dengan sasaran yang sangat keras. Keterkejutan Malali tak berakhir sampai di situ. Selang sekejap, buaya yang merasa terusik dengan serangan Malali langsung beraksi. Ia membalas dengan melakukan serangan balik terhadap Malali. Terkaman moncong buaya yang sangat mematikan mengancam Malali. Tak ingin mati konyol, Malali berjibaku dalam pertarungan hidup mati melawan si raja sungai. Pergumulan berlangsung beberapa menit di dalam sungai. Malali berhasil selamat dan menjauh dari amukan buaya setelah dibantu oleh beberapa rekannya yang menyaksikan peristiwa itu. Meski bisa selamat, namun beberapa bagian tubuhnya berkucuran darah setelah dihajar buaya.

Karena kehabisan banyak darah, usai kejadian itu Malali jatuh pingsan. Saat ini ia masih harus menjalani pengobatan secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSDU) Haji Abdoel Madjid Batoe (HAMBA) Muarabulian, Kabupaten Batanghari. ***

Selama beberapa tahun terakhir konflik antara manusia dan satwa semakin sering terjadi. Tak hanya...baca selanjutnya...





Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =