NEWS RELEASE:

Berebut Sumber Daya, 8 Orang Tewas

Dari Catatan Akhir Tahun Kki Warsi

Ketidakseimbangan ekosistem dan pengeloaannya di Jambi semakin tidak terkendali. Data yang dihimpun Warsi terlihat bahwa sepanjang 2012 kasus-kasus pengelolaan sumber daya alam masih sangat banyak. Sebagaimana dilihat dibawah ini. No Persoalan Jumlah Kerugian 1. Illegal Logging 38 kasus Rp 12.1 M. 2. Banjir 23 kasus Empat Orang Meninggal, ratusan rumah terendam, ratusan Ha sawah terendam. 3 jembatan putus. Sekolah dan mushala terendam 3. Longsor 9 kasus Terputusnya hubungan antar daerah. 4. Kebakaran Lahan dan Hutan 2.282 hostpost Lebih dari 1.300 kawasan terbakar. 5. Konflik manusia dengan satwa 21 kasus 8 orang korban (dua meninggal dan enam luka). 6. Konflik lahan 35 kasus 135.686,6 ha kawasan yang disengketakan Satu Orang Tewas, dua luka, pembakaran alat berat dan sarana perusahaan. 7. PETI 27 kasus Satu orang tewas dan terjadi pencemaran sungai dan areal persawahan 8. Pertambangan 23 kasus 10.175 ha bermasalah. Persoalan izin pinjam pakai kawasan Persoalan angkutan batubara yang meresahkan warga Menurut Direktur Eksekutif KKI Warsi Rakhmat Hidayat tingginya persoalan pengelolaan sumber daya alam di Jambi disebabkan selama ini, pengelolaan sumber daya alam masih terfokus pada kegiatan eksploitasi dan meminggirkan hak-hak masyarakat. “Keberpihakan pada pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan belum menjadi fokus dalam pengelolaan sumber daya,”sebut Rakhmat Hidayat. Sebagai perbandingan pengusaaan lahan di Provinsi Jambi oleh HTI sudah mencapai 687.234 dan HPH 72.095 ha. HGU Untuk perkebunan kepala sawit mencapai 171.08,421 ha. Sedangkan untuk pengakuan hak kelola masyarakat melalui skema hutan desa yang sudah disahkan menteri baru 54 ribu ha. “Kesenjangan inilah yang kemudian memicu banyaknya konflik lahan ditengah ...baca selanjutnya...






Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =