NEWS RELEASE:

Presiden Perpanjang Moratorium Hutan

Warsi : Momentum Perbaikan Tata Kelola Kehutanan

Komunitas Konservasi Indonesia Warsi mengapresiasi langkah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang sudah menandatangani perpanjangan Inpres terkait dengan moratorium izin baru di kawasan hutan primer dan lahan gambut. Melalui Inpres No. 6/2013, Presiden SBY memperpanjang moratorium untuk dua tahun ke depan, setelah berakhinya Inpres No 10 tahun 2011 pada 20 Mei nanti.


KKI Warsi melihat langkah presiden memperpanjang moratorium ini patut disambut baik, karena moratorium efektif mengurangi deforestasi sekaligus meningkatkan luasan tutupan hutan primer dan lahan gambut. Data Kementerian Kehutanan Moratorium sudah berhasil menekan deforestasi dari 3,5 juta hektar per tahun sampai 450.000 hektar per tahun.


“Hanya saja dalam perpanjangan moratorium ini, kita jangan memberikan cek kosong. Namun mengawal dengan ketat serta memastikan munculnya perubahan kebijakan fundamental dan tidak terjadinya skenario “business as usual” pada implementasi perpanjangan moratorium nantinya,”sebut Rakhmat Hidayat Direktur Eksekutif KKI Warsi


Warsi mendorong agar momentum perpanjangan ini benar-benar dimanfaatkan untuk memperbaiki tata kelola kehutanan, penataan proses pemberian izin dan perencanaan penggunaan lahan yang mendukung target pembangunan ekonomi nasional dan menghormati hak-hak masyarakat setempat. Selain itu juga sangat penting untuk segera menyelesaikan one map (satu peta bersama) pengelolaan sumber daya alam defenitif yang akan menjadi acuan bagi semua pihak untuk pengelolaan investasi, pembangunan, perlindungan ekosistem serta kawasan masyarakat asli marginal yang hidup dan penghidupannya sangat tergantung dari hutan.


“Oleh karena itu implementasi Moratorium nantinya harus terukur oleh hasil yang nyata, perubahan pada kebijakan dan situasi lapangan,”kata Rakhmat.
Menurutnya moratorium bukanlah tujuan akhir melainkan sebuah proses yang harus dilalui untuk mencapai pengurangan laju deforestasi yang melibatkan berb...baca selanjutnya...






Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =