NEWS RELEASE:

Stop Izin Baru Di Lahan Gambut

news/2013/News_201311_Stop_izin_baru_di_lahan_gambut.jpg

P rovinsi Jambi dan Sumatera Selatan tercatat mempunyai kawasan gambut masing-masing seluas 716.838 Ha dan 1.420.042 hektar. Saat ini sebagian kawasan gambut tersebut sudah beralih fungsi menjadi areal perkebunan sawit dan hutan tanaman industri. Jika tidak dilakukan penataan dan pengelolaan yang tepat dan lebih baik akan menyebabkan terjadinya bencana ekologis bagi kedua propinsi ini.

Alih fungsi gambut menjadi perkebunan dan Hutan Tanaman Industri telah menyebabkan terganggunya keseimbangan hidrologis di lahan gambut. Hal ini karena perusahaan selalu membangun kanal (saluran drainase) untuk menurunkan muka air tanah sehingga gambut bisa ditanami. Sayangnya justru saluran drainase/kanal inilah yang kemudian memicu terjadinya proses oksidasi yang melepas CO2 dan dekomposisi yang melepas CH4, terutama pada lapisan gambut yang berada di atas muka air tanah dan terpapar oleh oksigen.

“Bersama dengan proses pemadatan dan kehilangan massa gambut, maka oksidasi dan dekompisisi ini akan menyebabkn penurunan permukaaan gambut atau yang lebih dikenal dengan istilah subidensi,”ujar Iwan Tri Cahyo Wibisono Koordinator Ecosystem Alliance - Wetlands International Indonesia Programme pada acara Workshop Peran Tata Ruang dalam Pengelolaan Lahan Gambut di Propinsi Jambi dan Sumatera Selatan di Bappeda Provinsi Jambi Selasa 26 November 2013, kerjasama KKI WARSI-WIIP dan Bappeda Provinsi Jambi.

Disebutkannya karena gambut terikat dalam satu kesatuan hidrologis yang utuh, dampak dari kegiatan ini tidak hanya pada lokasi yang dikonversi namun juga berdampak kawasan gambut lain disekitarnya. Seiring dengan berjalannya waktu, permukaan gambut tanpa disadari akan turun bahkan di beberapa daerah telah terjadi genangan periodik atau banjir. Untuk itu saat ini program Ecosystem Alliance memfasilitasi pemutahiran peta sebaran dan kedalaman gambut di tiga propinsi (Sumatera Selatan, Jambi dan Kalimantan Tengah) dan memfasilitasi rehabilitasi gambut serta pemberd...baca selanjutnya...





 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =