NEWS RELEASE:

Rambah Hutan Adat,

Warga Rantau Bidaro Didenda Seekor Kerbau

K etika sebagian besar hutan di Jambi sedang mengalami kerusakan yang semakin parah, namun masyarakat Desa Guguk, Kecamatan Renah Pembarap,Kabupaten Merangin, memilih tetap konsisten menyelamatkan hutan mereka melalui pelestarian hutan adat. Mereka bisa hidup selaras dengan alam melalui pelestarian kearifan lokal yang ada di tengah masyarakat. Meskipun tidak didukung dengan sumber pendanaan yang memadai, kelompok pengelola hutan adat (KPHA) Desa Guguk tetap semangat menjaga hutan secara swadaya. Siapa pun yang melakukan pelanggaran seperti penebangan pohon tanpa izin di lokasi hutan adat akan dikenai denda adat.

Sebagai bentuk keseriusan masyarakat Guguk menerapkan kesepakatan adat tersebut, kemarin (01/06), digelar prosesi penyerahan denda adat yang diserahkan oleh ketua lembaga adat Kecamatan Muara Siau kepada ketua lembaga adat Guguk. Penyerahan denda adat ini terkait kasus perambahan di kawasan hutan adat Desa Guguk pada bulan April lalu yang dilakukan oleh salah seorang masyarakat dari desa Rantau Bidaro, Kecamatan Muara Siau. Pembukaan lahan sekitar 1 hektar itu diketahui oleh anggota KPHA yang sedang melakukan patroli rutin untuk mengamankan hutan adat. Bersama pelaku masyarakat juga mengamankan sinso dan bensin di lokasi penebangan.

“Menurut aturan adat ini adalah pelanggaran paling berat. Menebang dan menggarap akan didenda maksimal 1 ekor kerbau dan selemak semanis,” kata Rajali, Penasehat KPHA Desa Guguk.

Awalnya, kasus tersebut akan dilaporkan ke pihak yang berwajib. Namun, setelah melakukan rembuk pendapat akhirnya para pemuka adat dan KPHA sepakat menyelesaikan kasus itu secara kekeluargaan melalui penerapan hukum adat setempat. “Ini adalah sebuah pertimbangan yang sangat manusiawi,” ungkapnya.

Deputi KKI WARSI Yulqari mengatakan, pemberian sanksi terhadap pelaku perambahan hutan adat tersebut sebagai bukti bahwa saat ini masih ada hukum adat yang tetap dipertahankan oleh masyarakat desa. Kearifafan lokal sepe...baca selanjutnya...


news/2014/News_201406_Rambah_Hutan_Adat_Warga_Rantau_Bidaro_Didenda_Seekor_Kerbau2.jpg



Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =