NEWS RELEASE:

Orang Rimba Tuntut Kemitraan Dari PT Wana Perintis

K elompok Orang dari Rimba Terab, Selasa (2/9), mendatangi Dinas Kehutanan Provinsi Jambi. Ini adalah buntut dari penguasaan sekitar 300 hektar lahan milik Orang Rimba oleh PT Wana Perintis. Di sana terdapat tanah kuburan (pasoron), tanah tempat melahirkan (tanoh peranoan), dan ditumbuhi kayu setubung yang menjadi perlambang bayi yang baru dilahirkan. Selama ini mereka tidak tahu kalau lahan itu masuk ke dalam areal PT Wana Perintis. Namun, begitu mereka akan menggarap lahan itu pihak perusahaan melarang mereka dengan dalih bawah PT Wana Perintis sudah mendapatkan izin dari Menteri Kehutanan.

Dalam rangka menyelesaikan persoalan itu, Orang Rimba mendatangi kantor Dinas Kehutanan Provinsi Jambi. Mereka tiba di kantor Dinas Kehutanan sekitar pukul 10.15. Namun, niat untuk bertemu Kepala Dinas Kehutanan kandas karena kebetulan kepala dinas sedang ada dinas keluar kota. Orang Rimba yang berkonflik dengan Wana Perintis ini berasal dari Orang Rimba Rombong Terap di bawah kepemimpinan Tumenggung Marituha, Orang Rimba Serenggam di bawah kepemimpinan Tumenggung Nyenong, Orang Rimba Kejasung Kecil di bawah kepemimpinan Tumenbggung Ngirang dan Orang Rimba kelompok Sakolado di bawah kepemimpinan Tumenggung Ngamal. Perwakilan Orang Rimba yang datang ke Dinas Kehutanan ini, diwakili kelompok Temenggung Marituha dan Temenggung Nyenong ini diterima oleh Kasi TPTI/HTI& RL, Ella Lovianti.

Mereka diterima berdialog di ruangan BPHK Dinas Kehutanan sekitar 45 menit. Pada kesempatan itu Orang Rimba menyampaikan tuntutan agar PT Wana Perintis memberikan kemitraan bagi mereka. Pasalnya, sebelum HTI Wana Perintis mendapatkan izin dari Menteri Kehutanan, kawasan tersebut merupakan wilayah jelajah Orang Rimba. Selain tempat mencari penghidupan, kawasan itu juga merupakan rumah dan tempat kuburan bagi mereka. Ada empat kelompok Orang Rimba yang hidup di daerah ini, yaitu Orang Rimba kelompok Temenggung Marituha, Temenggung Nyenong, Temenggung Ngirang, dan Temenggung Ngamal...baca selanjutnya...






Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =