NEWS RELEASE:

30 Titik Api Terpantau

Bersiap Memasuki Musim Asap
news/2015/News_201507_30_Titik_Api_Terpantau.jpg

Memasuki bulan kedua musim kemarau titik api sudah bertebaran di hutan dan lahan dalam provinsi Jambi. Berdasarkan pantauan Citra Satelit Terra and Agua NASA pada Senin kemarin terpantau 30 titik api yang tersebar di Tebo, Tanjung Jabung Timur, Muara Jambi dan Batanghari. Di lihat dari sebaran kebakaran hutan mayoritas terjadi di dalam kawasan hutan yaitu kawasan Hutan Produksi terbatas Hulu Sumai sebanyak 7 titik api dan Hutan produksi Pasir Mayang eks PT Daleks 6 titik api. Titik api juga terpantau di HTI PT Lestari Asri Jaya, PT Tebo Multi Agro, PT Rimba Hutani Mas dan PT Limbah Kayu Utama. Sedangkan di Tanjabtim kebakaran hutan dan lahan terjadi dalam kawasan gambut.

Jika dilihat dari sebaran titip api yang terpantau kebakaran hutan ini terjadi dalam kawasan perusahaan yang memiliki izin resmi, kemudian dalam kawasan hutan yang terkategori open akses (hutan bekas perusahaan yang sudah dikembalikan ke negara), dan kebakaran pada kawasan kelola masyarakat (APL), kata Manager Komunikasi KKI WARSI Rudi Syaf.

Menurut Rudi, dengan melihat penyebab kebakaran ini maka perlu untuk melakukan langkah-langkah antisipasi yang baik dan tepat baik, dengan pendekatan hukum dan persuasif. Untuk kebakaran yang terjadi di dalam kawasan hutan yang dibebani hak oleh pemerintah kepada perusahaan, sudah sangat jelas diatur dalam UU dan kebijakan teknis yang berlaku di negara kita. Perusahaan wajib melakukan pengamanan di kawasan konsesinya termasuk menjaga dari kebakaran baik yang disengaja maupun tidak disengaja. UU 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, UU nomor 18 tahun 2004 tentang Perkebunan dan Inpres no 16 tahun 2001 tentang Peningkatan Pengendalian Kebakaran hutan dan lahan. Regulasi ini sudah mengatur tentang pencegahan dan tanggung awan pemegang konsesi untuk mencegah dan mengatasi kebakaran di kawasan kelolanya. Pun ancaman untuk pelaku pembakaran dan pihak yang bertanggung jawab terhadap terjadinya kebakaran hutan dan lahan diatur pasal 98 ayat (1) UU 32...baca selanjutnya...






Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =