NEWS RELEASE:

Perebutan Sumber Daya, Bencana Ekologis Dan Korban Berjatuhan

Refleksi Dan Evaluasi Pengelolaan Sumber Daya Alam Jambi 2015
news/2015/News_201512_Perebutan_Sumber_daya,_bencana_ekologis_dan_korban_berjatuhan1.jpg

Komunitas Konservasi Indonesia WARSI mencatat pengelolaan sumber daya alam di Provinsi Jambi sepanjang 2015 masih diwarnai dengan berbagai masalah ekologi dan memakan korban jiwa. Sejumlah bencana ekologis yang terjadi di antaranya banjir, longsor, puting beliung dan kebakaran hutan. Masalah lainnya adalah konflik pengelolaan sumber daya dan konflik sosial, konflik lahan dan konflik dengan satwa. Dari persoalan ini WARSI mencatat 20 0rang kehilangan nyawa akibat bencana dan konflik pengelolaan sumber daya alam, dengan korban terbesar berasal dari penambangan emas liar. Korban juga berjatuhan pada sejumlah satwa yang dilindungi tercatat ada 5 kasus pembunuhan harimau yang diambil kulitnya.

�Konflik sosial juga terjadi di tahun ini, yaitu antara Orang Rimba dengan masyarakat Melayu yang terjadi Desa Kungkai beberapa waktu lalu. Menurut kami konflik yang muncul merupakan puncak gunung es dari tersumbatnya komunikasi kedua belah pihak dan minimnya peran pemerintah untuk saling memberikan dukungan yang sama kepada dua kelompok yang berbeda budaya,� kata Direktur Komunitas Konservasi Indonesia WARSI Diki Kurniawan.

Disebutkannya peran serta pemerintah dalam menjembatani kedua kelompok sangat penting dilakukan, sebagai bentuk pengakuan negara terhadap keberadaan Orang Rimba, suku asli minoritas yang kini kehidupannya semakin memprihatinkan. �Orang Rimba harus mendapat perlindungan dan pengakuan dari pemerintah, jika tidak akan memicu timbulnya etnosida terhadap komunitas ini,�sebutnya.

Kasus berikutnya yang juga mencolok tahun ini adalah kebakaran hutan dan lahan. Dari data yang di himpun tercatat 2.748 titik api dengan Luas kebakaran 111.391 ha (versi Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan). Kebakaran terjadi di kawasan konsesi perusahaan dan lahan masyarakat. Tercatat 46 perusahaan yang terlibat kebakaran. �Kami meminta pemerintah menyetop pemberian izin konsesi di lahan gambut dengan dalih apapun, gambut harus kita selamat...baca selanjutnya...


news/2015/News_201512_Perebutan_Sumber_daya,_bencana_ekologis_dan_korban_berjatuhan2.jpg




Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =