NEWS RELEASE:

Kasus Asap, Berkas Empat Perusahaan Siap Diadili

news/2016/News_201601_Kasus_Asap_Berkas_Empat_Perusahaan_Siap_Diadili.jpg

Berkas empat perusahaan yang sudah dilakukan tahapan penyidikan terkait kasus Kebakaran Hutan dan Lahan telah dikirim ke Kejaksaan Tinggi Jambi. Hal ini disampaikan Kanit Reserse Tindak Pidana Tertentu Salpandri dalam Seminar Hasil Pemantauan Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut di Konsesi Perusahaan Perkebunan dan Kehutanan di Provinsi Jambi. “Ada empat perusahaan yang berkasnya terkait dengan kasus kebakaran hutan dan lahan telah direkap dan dikirim ke Kejati. Totalnya ada delapan perusahaan dan 18 perorangan yang kita lakukan proses penyidikannya,” tegasnya.

Keempat perusahaan yaitu, PT Ricky Kurniawan Kertapersada (RKK), PT. Agro Tumbuh Gembilan Abadi (atga), PT. Tebo Alam Lestari (TAL), dan PT. Dyera Hutan Lestari (DHL).

“PT. Ricky Kurniawan Kertapersada (RKK) tersangka atas nama Munadi selaku head of opartion (hoo) berkas perkara telah dikirim kekejati jambi. PT. Agro Tumbuh Gembilan Abadi (ATGA) tersangka atas nama Dermawan Eka Setia Pulungan estate manager berkas perkara telah dikirim kekejati jambi, PT Tebo Alam Lestari (TAL) tersangka atas nama Cipriano Purba Estate manager berkas perkara telah dikirim kekejari tebo dan PT. Dyera Hutan Lestari (DHL) tersangka atas nama Iwan worang selaku direktur utama,” tambahnya.

Sementara keempat perusahaan lainnya, PT. Gemilang Jambi Permai (GJP), PT. Bara Eka Prima (BEP), PT. Mugi Triman International (MTI), dan PT. Jambi Agro Wijaya (JAW) masih dalam tahapan penyidikan.

Besarnya nilai kerugian yang ditimbulkan akibat tragedi kabut asap di Provinsi Jambi yang mencapai Rp. 44,7 Trilyun. Angka tersebut sangat bombastis, dan menambah catatan buruknya pengelolaan sumber daya alam di Provinsi Jambi. Dari hasil Pemantauan yang dilakukan tim koalisi Melawan Asap di empat kabupaten, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Sarolangun di sembilan perusahaan mendapati sejumlah temuan. Nelly Akbar Koordinator Program Pemanfaat R...baca selanjutnya...






Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =  



KOMENTAR :

  • 2016-04-20 - Yoyok
    Kawal terus proses hukumnya. Semoga pembakar lahan jera dan tahun ini tidak ada lagi kabut asap.