NEWS RELEASE:

Sembilan Tahun Pendidikan Rimba

Hasilkan Buku ?kisah-kisah Anak Rimba?
news/2007/News_200704_PendidikanOR1.jpg

Membaca koran, menjadi salah satu kegemaran anak-anak rimba di Taman Nasional Bukit Dua Belas Jambi. Meski koran yang mereka baca bukan koran terbitan terbaru, tapi yang jelas mereka sangat suka membacanya, demikian juga ketika dibawakan buku-buku cerita, mereka akan berebut untuk membaca duluan, ujung-ujungnya karena tidak sabar untuk menunggu giliran, akhirnya mereka akan membaca secara berkelompok.

Demikianlah para anak rimba di TNBD, kini mereka telah memiliki kemampuan untuk membaca, menulis dan berhitung. Kemampuan anak-anak rimba ini tidak lepas dari peran KKI Warsi yang sejak tahun 1998 lalu merintis pendidikan alternatif bagi mereka. Melalui fasilitator pendidikan Yusak Adrian Hutapea, pendidikan alternatif ditawarkan kepada Orang Rimba. Pendidikan yang diberikan adalah baca, tulis dan hitung. Pilihan ini diambil berdasarkan kebutuhan Orang Rimba. Ditipu karena tidak bisa membaca atau menghitung dengan baik sudah sering menimpa Orang Rimba, ini salah satu alasan pentingnya memberikan pendidikan bagi Orang Rimba. Selain itu tentu saja memberantas buta aksara, karena Orang Rimba juga warga negara yang berhak mendapatkan pendidikan, namun selama ini mereka belum tersentuh oleh pendidikan formal yang diberikan pemerintah.

Mengenalkan anak rimba pada pendidikan bukanlah hal mudah. Kedatangan Yusak kerap di tolak Orang Rimba. Karena bagi mereka, Orang luar adalah sumber penyakit yang bisa menulari mereka. Namun Yusak terus berjuang melakukan pendekatan demi pendekatan, sehingga dalam tahun pertama tercatat enam orang rimba yang mulai mengikuti pendidikan. Sayangnya perjuangan Yusak harus terhenti setelah dia menyerah pada malaria yang menyerang tubuhnya hingga menghadap yang Maha Kuasa. Secara berurutan fasilitator pendidikan rimba dilanjutkan oleh Saur Marlina ?Butet? Manurung (Oktober 1999?September 2003). Dimasa ini, juga dirintis pendidikan untuk perempuan rimba. Oceu Apristawijaya (September 2002?Desember 2003), Saripul Alamsyah Sire...baca selanjutnya...


news/2007/News_200704_PendidikanOR2.jpg news/2007/News_200704_PendidikanOR3.jpg




Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =