NEWS RELEASE:

PETI yang tak kunjung Usai

Menelan 22 Korban Jiwa, Merusak 10.926 ha Sempadan Sungai

Dari Aktivitas penambangan ini secara ekologi, sosial dan ekonomi untuk jangka panjang. “Dari Catatan WARSI secara sosial aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) telah menelan korban sebanyak 22 orang. Korban tewas terbanyak berasal dari Kabupaten Merangin dan Sarolangun,” kata Rudi Syaf Manager Komunikasi Komunitas Konservasi Indonesia WARSI di Jambi.

Sedangkan secara ekologi lanjut Rudi, aktivitas PETI telah menyebabkan kerusakan ekologi sungai, mulai dengan pelebaran sungai hingga pencemaran air sungai. Dari analisis Citra Lansat TM 8 tahun 2016 yang dilakukan unit GIS WARSI di dua kabupaten yaitu Sarolangun dan Merangin terdapat kerusakan alur sungai seluas 10.926 ha. Meliput Sarolangun 6.370 ha dan Merangin 4.556 ha. “Bahkan dari data yang kami himpun penambangan tidak hanya di sepanjang alur sungai, namun juga sudah menyasar hingga ke dalam kawasan taman Nasional Kerinci Seblat di Merangin dan hutan Lindung Bukit Tinjau Limun di Sarolangun. Penambangan emas illegal juga menyasar di sekitar kawasan publik seperti di sekitar Bandara Bungo dan kawasan perkantoran Kecamatan Pangkalan Jambu Merangin,” sebut Rudi Syaf.

Sedangkan di segi ekonomi, emas memang menjanjikan. Namun jika dilihat lebih lanjut, maka yang meraup nilai ekonomi dari penambangan emas ini adalah para pemilik modal. Sedangkan masyarakat setempat lebih banyak yang menjadi pekerja. Sedangkan emas illegal yang di tangkap aparat mencapai 53.9 kg. “Jumlah ini kami yakini masih jauh lebih kecil dari yang sebenarnya,”Sebut Rudi.

Dikatakan Rudi, penambangan emas illegal yang berlangsung di Jambi sudah pada tahap yang sangat memprihatinkan. Selain memakan korban yang cukup tinggi juga telah menyebabkan kerusakan sumber ekonomi masyarakat lokal. “Sebagaimana kita lihat di kawasan Perentak misalnya, terlihat bekas-bekas galian areal persawahan yang sudah beralih fungsi, timbunan pasir dengan cerukan-cerukan luas tampak di bekas areal persawahan, tanpa ada upaya restor...baca selanjutnya...






Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =