NEWS RELEASE:

PETI di Hutan Adat

news/2018/News_201802_PETI_di_Hutan_Adat1.jpg

Ratusan warga Desa Baru Kecamatan Pangkalan Jambu Kabupaten Merangin marah besar pada aktivitas penambangan illegal yang berlangsung di kawasan hutan adat mereka. kemarahan ini diluapkan warga dengan membakar alat berat yang ditemui di hutan adat pada 8 Februari 2018. Menurut cerita yang beredar penambangan emas liar di hutan adat ini sudah beberapa kali diingatkan untuk menghentikan aktivitas mereka namun tidak membuahkan hasil dan masih saja berlangsung. Hal inilah yang menyebabkan masyarakat menjadi marah dan kemudian melakukan pembakaran pada alat berat yang kedapatan tengah berada dalam hutan adat.

Persoalan PETI (Penambangan Emas Tanpa Izin) merupakan persoalan yang terus berulang terjadi. Penambangan yang mengeruk alur dan pinggir-pinggir sungai ini seolah tidak mampu dihentikan, meski sudah menimbulkan kerusakan baik terhadap ekologi maupun secara sosial dan budaya masyarakat, bahkan persoalan ini banyak menghilangkan nyawa manusia. Catatan Komunitas konservasi Indonesia WARSI sepanjang 2017, terdapat 7 orang yang meninggal dunia karena PETI. Meski menurun dibandingkan korban jiwa yang jatuh pada tahun 2016 yang mencapai 22 jiwa, namun bukan berarti persoalan ini di lapangan menjadi berkurang, bahkan semakin menjadi.

Melihat pada kawasan yang mengalami kerusakan akibat penambangan illegal yang banyak terjadi di Kabupaten Merangin, Sarolangun dan Bungo semakin lebar. Berdasarkan Interprestasi Citra Lansat 8 tahun 2017 yang dilakukan Divisi GIS KKI WARSI kerusakan lahan akibat penambangan emas illegal seluas 27.822 ha. Sarolangun tercatat sebagai yang paling luas di keruk PETI mencapai 13.762 ha, disusul Merangin 9.966 ha dan Bungo seluas 4.094 ha. Dibanding analisis tahun 2016 areal yang dibuka untuk penambangan illegal meningkat lebih dari 100 persen di wilayah Merangin dan Sarolangun. Areal tambang illegal ini diperkirakan separonya merupakan kawasan persawahan yang merupakan sumber pangan masyarakat setempat.

Penambangan emas t...baca selanjutnya...





 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =