NEWS RELEASE:

244 Desa Di DAS Batang Hari Rawan Banjir

Musim hujan telah tiba, bagi masyarakat yang berada di DAS Batang Hari itu berarti harus bersiap menghadapi banjir dan tanah longsor. Dari data yang terdapat di Dapertemen Kimpraswil, di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Hari terdapat 244 desa termasuk daerah rawan dan berpotensi banjr. Meliputi kawasan pertanian dan pemukiman yang diperkirakan seluas 180.305 hektar. Dari luasan ini, 78 persen merupakan daerah pemukiman.

Sedangkan daerah rawan longsor lebih banyak terdapat di daerah hulu DAS Batang Hari. Daerah yang rawan longsor diantaranya Lintasan Danau Diatas - Lubuk Gadang, seperti daerah Air Dingin, Gunung Rasam, Patal, sebelah selatan Bukit Buayan. Gunung Kerinci dan sekitarnya, Selatan bukit Simpang, Bukit Lintang dan selatan Bukit Basunglolo, juga merupakan daerah rawan longsor. Daerah rawan lainnya adalah Daerah Danau Kerinci, yaitu daerah Pungut Mudik, sebelah Timur Bukit Pandan, Pulau Sangkar. Di perbatasan Kerinci dengan Merangin juga terdapat daerah yang rawan longsor yaiti Lintasan Danau Daerah Pondan Lapanggan, Lubuk Telung, sebelah timur Bukit Sungai Kuyut. Sedangkan di Kabupaten Merangin daerah rawan longsor terdapat di daerah Bukit Maras, Bukit Pungung, Bukit Telanti dan Sikuncing.

Diperkirakan musim hujan yang akan jatuh pada akhir tahun ini dan awal tahun depan, juga berpotensi menimbulkan banjir dan tanah longsor di DAS Batang Hari. Dari trend yang ditunjukkan tahun ke tahun, frekuesnsi kejadian banjir mengalami kecendrungan meningkat. ?Hal ini disebabkan karena semakin kritisnya DAS Batang Hari,?sebut Mahendra Taher Deputy Direktur KKI Warsi.

Terjadinya banjir akibat meluapnya sungai Batang Hari menunjukkan telah rusaknya daerah tangkapan dan resapan DAS Batang Hari. Persoalan diperparah dengan penyempitan penampang sungai akibat sedimentasi yang memicu daya tampung sungai yang semakin rendah, terutama di tengah dan hilir DAS. Rusaknya daerah hulu DAS karena penebangan hutan secara liar (illegal logging)...baca selanjutnya...






Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =