NEWS RELEASE:

Ketika Orang Rimba Harus Memanfaatkan Ilmu Kedokteran Modern

Mengharap Askes Keluarga Miskin, Terbelit Masalah Birokrasi

Sudah beberapa hari ini, Bedorong (30) perempuan rimba, terbaring lemah di ruang zaal bedah kelas 3 Rumah Sakit Umum Raden Mattaher. Kondisi penyakit ibu satu anak ini terlihat cukup parah. Desahan nafasnya terasa berat dan cepat. Di lehernya terlihat pembengkakan kelenjar tiroid (gondok). Derita yang dialami istri Pembomi anggota rombong Tumenggung Ngukir yang tinggal Sako Nini Tuo, Taman Nasional Bukit Duabelas, Jambi, sebenarnya sudah mulai menggerogoti tubuhnya sejak 4 tahun lalu.


Kalau boleh memilih, induk Semegam, demikian ia disapa dikalangan Orang Rimba sejak kelahiran anak pertamanya yang bernama Semegam, tidak akan mau dirawat di rumah sakit. Karena banyak sekali perbedaan dengan aturan yang mereka anut selama ini mulai dari aturan adat mereka yang tidak memperbolehkan kaum wanita untuk keluar rimba dan bersinggungan langsung dengan masyarakat diluar rimba mereka sampai ke masalah birokrasi yang berbelit. Tapi apa boleh buat derita yang dialaminya, semakin hari semakin bertambah parah yang menyebabkan kondisi tubuhnya terus ngedrop. Pembengkakan dilehernya semakin bertambah, dan tubuh semakin kurus. Akibatnya mata perempuan rimba ini terlihat menonjol. Dan terjadi perubahan pada warna rambut. Pihak keluarga pun akhirnya bersepakat untuk meminta bantuan ke desa terdekat yaitu Desa Sei Jernih (Trans SpA) Kecamatan Muara Tabir Kabupaten Tebo. Oleh Parian-- orang desa yang dimintai pendapat oleh Orang Rimba?menyarankan agar Indok Semegam langsung dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis melalui Puskesmas Sungai Bulian di Kecamatan Muara Tabir. Di Puskesmas ini, pasien ditangani dokter Ikli , namun melihat kondisinya yang sudah demikian parah, pihak puskesmas langsung merujuk korban untuk dirawat di Rumah Sakit Raden Mattaher Jambi.


Sejak 28 Oktober lalu, Indok Semegam harus melewati birokrasi yang rumit sebelum bisa menempati zaal penyakit dalam kelas III di RS Mattaher. Setelah dilakukan pemeriksaan medis, Bedorong y...baca selanjutnya...






Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =