NEWS RELEASE:

Pengobatan Gratis Orang Rimba Di Pinggir TNBT

Ditemukan Penderita Kusta Kering Dan Suspect Tb
news/2009/News_200907_Pengobatan_Gratis_OR1.jpg

Sejak pagi hari orang rimba telah meninggalkan genah mereka, menuju ke tepi rimba di selatan Taman Nasional Bukit Duabelas Jambi. Beriringan mereka menuruni lembah mendaki bukit selama dua jam perjalanan untuk mencapai kantor lapangan KKI Warsi di SPI Desa Bukit Suban Kecamatan Air Hitam Sarolangun Jambi. Sebagian dari mereka tampil ala orang rimba mengenakan cawat bagi laki-laki dan kemben bagi perempuan. Sedangkan sebagian anak-anak yang ikut dalam rombongan malah tidak mengenakan pakaian sama sekali. Diantara rombongan itu terlihat seorang ibu muda yang menggendong anaknya menggunakan kain lusuh. Si anak sesekali memperdengarkan suara batuknya. Terkadang mata mungilnya terlihat berair ketika batuknya tak kunjung reda. Si Ibu coba memenangkan anaknya, tapi batuk itu tetap saja membandel. Segelas air yang disuguhkan ke pada si anak, cukup membantu, batuk sedikit reda, namun tubuh Miti?demikian anak rimba berusia 5 tahun ini diberi nama---terlihat lemas, dan berwajah pucat.

Kondisi kesehatan Miti yang buruk inilah yang mendorong induknya turut dalam rombongan Tumenggung Ngrip keluar dari genahnya di Kedundung Muda Makekal TNBD. Induk Miti demikian si induk menyebut namanya sangat berharap putrinya bisa ditolong oleh lokoter (dokter, red) yang berkunjung ke tepi TNBD. Induk Miti mendapat kabar dari Tumenggungnya perihal pengobatan gratis yang diselenggarakan tim kesehatan Dinas Kesehatan Sarolangun, Puskesmas Pematang Kabau dan KKI Warsi. Tiga hari sebelumnya fasilitator kesehatan KKI Warsi Rudi Ardiansyah dan para pendamping Rimba mengunjungi beberapa kelompok Orang Rimba untuk memberitahukan perihal pengobatan gratis yang diperuntukkan bagi Orang Rimba. Ada Kelompok Njalo, Kelompok Tumenggung Ngrip dan Tumenggung Tarip yang berhasil diberitahukan. Sedangkan kelompok lainnya sedang melangun pasca kematian seorang tetua adat di Makelal Hilir.

Seperti Induk Miti, meski tidak ditemani suaminya, dia tetap membawa anak betina-nya dengan hara...baca selanjutnya...


news/2009/News_200907_Pengobatan_Gratis_OR2.jpg news/2009/News_200907_Pengobatan_Gratis_OR3.jpg news/2009/News_200907_Pengobatan_Gratis_OR4.jpg news/2009/News_200907_Pengobatan_Gratis_OR5.jpg



Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =