NEWS RELEASE:

Dukung Rasionalisasi Tnbt

Anggota Dewan Gusar Di Hutan Penyangga
news/2006/News_200609_AnggotaDewan.jpg

Hangatnya wacana rasionalisasi Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT), membuat anggota DPRD (Komisi A, B, C dan D) Kabupaten Indragiri Hilir meninjau langsung ke lapangan, Selasa (5/09/06). Desa Keritang, salah satu desa penyangga TNBT yang marak dengan aksi bukaan lahan di Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir Riau.


Terlihat jelas kegelisahan sejumlah anggota Dewan akan nasib Taman Nasional lima hingga sepuluh tahun mendatang. Pembukaan besar-besaran dan pematokan lahan oleh warga setempat di hutan penyangga sepanjang 16 km hanya menyisakan 4 km menjelang batas taman. Bahkan, sebagian lahan telah ditanami padi darat juga kelapa sawit. Padahal arealnya bertopografi curam dengan kelerengan lebih dari 40%.


?Tahun lalu, sekitar Maret 2005 saya sudah kemari. Tapi, kondisinya tidak separah ini? ungkap Sulaiman dari Komisi B DPRD (Ekonomi dan Keuangan). Pada prinsipnya, kami mendukung rasionalisasi. Hanya, rasionalisasi haruslah memberi batas kawasan yang jelas sehingga segala bentuk kepentingan tidak tumpang tindih. Artinya, antara batas Taman Nasional beserta usulan rasionalisasi harus disinkronkan dengan kebun masyarakat. Karena, kondisi di atas peta sangat berbeda dengan sesungguhnya. Dewan sendiri, pernah meminta Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Indragiri Hilir pada 2004 lalu untuk menentukan sejauh mana batas Taman Nasional Bukit Tigapuluh.


Solusi terbaik adalah semua Dinas terkait duduk bersama untuk menyatukan arah guna menuntaskan berbagai persoalan terutama pembukaan lahan. ?Perlu dicatat, masyarakat harus dilibatkan dan jangan jadi penonton saja? tambahnya.


Hal senada dilontarkan Ir. Moh. Arpah mewakili Komisi A (Pemerintahan dan Hukum). Menurut Arpah, tumpang tindih areal bukaan kebun masyarakat dengan usulan rasionalisasi harus segera diselesaikan. Kita harus memandang segala permasalahan secara komprehensif. Lihat saja, sebagian masyarakat ada yang telah berkebun jauh sebelum SK Menhut...baca selanjutnya...






Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =