NEWS RELEASE:

Pendangkalan Sungai Akibat Kritisnya Das Batang Hari

Pendangkalan sungai Batang Hari sudang mengganggu kepada aktifitas pelayaran yang memanfaatkan alur sungai terpanjang di Sumatera ini. Salah satu yang mengalami kendala adalah pasokan BBM ke Jambi yang sempat terganggu. Seperti yang diberitakan Kompas (2/9) lalu, Asisten Media dan Publikasi Bagian Humas PT Pertamina Unit Pemasaran II Wilayah Sumbangsel Roberth MV Damatubun mengungkapkan pengiriman BBM ke Jambi terpaksa menggunakan kapal yang lebih kecil yaitu tongkang dengan kapasitas 3.000 kilo liter, padahal pada kondisi normal angkutan BBM ke Jambi menggunakan tongkang dengan kapasitas 6.000 kl. Akibatnya BBM yang harusnya dapat dangkut dalam satu kali pelayaran harus dibawa dalam dua kali pelayaran akibat pendangkalan sungai. Saat ini alur pelayaran Sungai Batang Hari tinggal 4,5 meter lebih dangkal 1,5 meter dari alur pelayaran normal 6 meter.

Pendangkalan alur sungai yang menyebabkan Jambi mengalami kelangkaan BBM ini, sudah menjadi pemandangan biasa dalam beberapa tahun terakhir ini. Harusnya kondisi ini tidak perlu terjadi andai saja, pemanfaatan sumberdaya alam di DAS Batang Hari dengan daerah tangkapan air seluas 4,9 juta hektar Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Hari dimanfaatkan secara lestari dan berkesinambungan.

Tutupan hutan sebagai faktor utama yang akan mejaga keseimbangan tata air di DAS Batang Hari terus mengalami penurunan. Jika dirunut ke belakang berdasarkan Data Team Studi JICA 2002 menyebutkan tahun 1932 luas tutupan hutan di DAS Batanghari tercatat 4 juta hektar. Hingga tahun 1982 tutupan hutan 3,5 juta hektar atau terjadi deforestasi (pengurangan tutupan hutan) sebanyak setengah juta hektar. Namun 10 tahun kemudian, atau 1992 hingga 1996, terjadi konversi lahan secara besar-besaran, sehingga tutupan hutan yang tersisa kurang dari 2 juta ha. Laju deforestasi ternyata tidak berhenti sampai disini. Berdasarkan analisa peta citra satelit Lansat etml +7 tahun 2005 yang dilakukan KKI Warsi, tutupan hutan di DAS Batanghari ting...baca selanjutnya...





Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =