NEWS RELEASE:

Di Tunggu Komitmen Gamawan Fauzi Selamatkan Hutan Lindung Solok Selatan

news/2006/News_200606_Gamawan1.jpg


Kabupaten Solok Selatan merupakan hulu Batang Hari. Peranan dan fungsi hidroplogi DAS Batang Hari tengah mengalami kemerosotan sehubungan dengan ditetapkannya DAS Batang Hari menjadi DAS kritis di Indonesia. Hal ini disebabkan tutupan hutan yang menjadi water catchment area DAS Batang Hari terus berkurang. Di Solok Selatan, dalam kurun delapan tahun telah terjadi kehilangan hutan sebanyak 21 ribu hektar atau sekitar 6,37 persen. Berdasarkan analisa peta citra satelit landsat 7 etm+ path/raw 126/061 yang dilakukan di Laboratorium GIS Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi, pada tahun 1994 luas hutan di Solok Selatan tercatat 146 ribu hektar atau sekitar 43 persen, pada tahun 2002 terjadi penurunan menjadi 125 ribu hektar atau tinggal 36 persen dari total wilayah Solok Selatan. Diperkirakan dalam kurun empat tahun terakhir kehilangan hutan di Solok Selatan semakin meningkat.


Penurunan tutupan hutan di Kabupaten Solok Selatan ini disebabkan karena perubahan fungsi kawasan menjadi perkebunan sawit. Dari analisa yang dilakukan, di kabupaten pemekaran ini terdapat lahan sawit sejumlah 19 persen, serta juga disebabkan oleh aksi-aksi pembalakan/penebangan liar.


Tidak hanya itu, tutupan hutan di Solok Selatan diperkirakan akan terus berkurang disebabkan karena di wilayah ini juga terdapat perusahaan yang memegang izin HPH. Adalah PT Andalas Merapi Timber yang telah mengantongi izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu (IUPHHK) yang dikeluarkan Mentri Kehutanan dengan SK No.: 177/Kpts-II/1993, tertanggal 27 Pebruari 1993, dengan total areal 122.200 hektar. Dengan izin HPH yang telah diputuskan menteri kehutanan tersebut, PT AMT yang selama bertahun-tahun hanya memiliki areal di Pasaman dan Agam, mengukuhkan pula haknya untuk mengusahakan hutan di Solok Selatan yang saat itu masih bergabung dengan Kabupaten Solok.


Pada tahun 1999, mendekati berakhirnya izin HPH PT AMT, PT AMT mengajukan permohonan penambahan areal konsesi Solo...baca selanjutnya...





Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =