NEWS RELEASE:

Pembalakan Liar Marak Di Tnbt

news/2005/News_200507_Pembalakan.jpg

Kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) yang berada di dua wilayah Provinsi Riau dan Jambi kini marak pembalakan liar. Akibatnya, selain merusak tatanan sebagai kawasan taman nasional juga merusak habitat satwa liar dan sumber penghidupan suku tradisional (Orang Rimba) dan suku pedalaman di Riau (Talang Mamak).

Secara umum, terbentuknya Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) merupakan hasil lobi atas kerjasama proyek penelitian NORINDRA (Norwegian-Indonesian Rain Forest and Resource Management Project) tahun 1991-1992.

TNBT secara resmi dibentuk pada tahun 1995 melalui SK Menhut No.539/Kpts-II/1995 tanggal 5 Oktober 1995 dengan luas 127.698 hektar yang berasal dari perubahan fungsi HL Haposipin dan HPT di Prop. Riau (94.698 hektar) dan HL Sengkati Batanghari di Jambi (33.000 hektar). Selanjutnya, setelah dilakukan penataan batas hingga temu gelang maka luas TNBT sekarang adalah 144.223 ha dan kemudian ditetapkan dengan SK Menhut No. 607/Kpts-II/2002 tanggal 21 Juni 2002. Di wilayah Jambi seluas 33.000 hektar dan di wilayah Riau seluas 111.223 hektar.

?Tujuan yang ingin dilakukan mengenai TNBT ini ?dalah perlindungan hutan alam tersisa yang penting di dataran rendah tengah Sumatera dan mempertahankan kawasan yang secara nyata menghubungkan habitat berdasarkan analisa substantif koridor biologi potensial, ?kata Diki.

Lebih lanjut Diki menambahkan, ada kendala tentang TNBT itu sendiri. Misalnya, hutan yang sudah tereksploitasi sehingga menyebabkan daya dukung habitat dan fung? hidrologi kurang optimal, serta menyulitkan dalam pengelolaan/pengamanannya.

Selain itu, pemanfaatan lahan berkriteria lindung (di areal HPT) oleh kegiatan eksploitasi hutan (konsesi HPH/HTI), kawasan hutan penyangga (areal HP) dikonversi menjadi areal HTI, perkebunan dan pertambangan, serta penebangan liar menjadi ancaman serius kawasan TNBT dan merusak habitat penting satwa liar serta menurunkan sumberdaya hutan yang menjadi sumber penghidup...baca selanjutnya...






Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =