NEWS RELEASE:

Jangan Kambinghitamkan Masyarakat Berkaitan Dengan Illegal Logging Di Batanghari

news/2004/News_200408_Workshop1.jpg

Adanya tumpang tindih kebijakan, lemahnya sitem dan inkosistensi penegakan hukum, penetapan kebijakan yang sentralistik serta adanya mentalitas dan budaya masyarakat secara luas yang mengedepankan kepentingan ekonomi adalah masalah selama ini sering dihadapi dalam pengelolaan hutan dataran rendah di Kabupaten Batanghari, Jambi.



Ini terungkap pada Workshop tentang : Meninjau Karakteristik Pengelolaan Hutan Dataran Rendah di Kabupaten Batanghari, Selasa (24/8), di Muarajambi yang digelar oleh Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi, BirdLife, Inform dan Dinas Kehutanan Batanghari. Tampil sebagai pembicara Mahendra Taher (Koordinator Program Potret KKI Warsi), Drs EC Harris AB (Kepala Dishut Batanghari), Kailani SH M Hum (Asisten Ekonomi Pembangunan). Workshop ini juga dipandu oleh Direktur Eksekutif KKI Warsi, Rudi Syaf.

?Kami seringkali menghadapi tarik menarik kewenangan. Misalnya saja pada masalah HGU (Hak Guna Usaha) untuk sebuah badan hukum atau suatu perusahaan di Batanghari yang tidak mengoperasikan lahannya sebagaimana mestinya. Sementara izin itu dikeluarkan oleh pusat. Rakyat sekitar tidak sabar untuk bisa mengolahnya. Padahal untuk mengurus itu semua perlu proses panjang,? ungkap DRs. EC Harris AB, Kepala Dishut Kehutanan Batanghari usai membacakan makalahnya yang berjudul: Aspek-Aspek Pengelolaan Hutan Dataran Rendah Di Kabupaten Batanghari.

Itu diungkapkan Harris ketika sejumlah peserta menemui sejumlah kasus di Batanghari bahwa sering beberapa perusahaan yang mempunyai lahan ratusan hektar tapi tidak pernah dikelola menjadi perkebunan yang layak sebagaimana izin yang diberikan. Hal ini sangat kontras dengan kondisi yang dialami masyarakat sekitar yang tingkat perekonomiannya mengandalkan perkebunan karet, misalnya.

?Ini jelas kontradiksi dengan kondisi ekonomi masyarakat sekitarnya. Mereka ingin berkebun untuk bisa memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya tapi tidak mempunyai lahan. Ada yang punya lahan ha...baca selanjutnya...


news/2004/News_200408_Workshop2.jpg news/2004/News_200408_Workshop3.jpg



Berita terkait:
 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =