Profile

images/content_about_us.gif

Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi didirikan pertama kali sebagai lembaga jaringan dengan nama Yayasan Warsi (Warung Informasi Konservasi) pada bulan Januari 1992. Pendiriannya diprakarsai oleh 20 LSM dari empat provinsi di Sumatera bagian selatan (Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jambi, dan Bengkulu) yang peduli pada masalah konservasi sumber daya alam dan pengembangan masyarakat (community development). Di awal berdirinya KKI Warsi merupakan forum diskusi untuk merespon secara kritis terhadap kebijakan pengelolaan hutan yang eksploitatif tanpa mempertimbangkan keberlanjutannya.


Sebagai lembaga aliansi, KKI Warsi menghimpun kekuatan bersama dalam menjalankan program-program di lapangan, dengan berupaya merefleksikan diri secara terus menerus dalam melihat kondisi internal dan eksternal. Pada awal berdiri KKI Warsi berkantor di Kota Jambi. Selanjutnya, sejak April 1994, kantor dipindahkan ke Bangko (ibu kota Kabupaten Sarolangun Bangko waktu itu). Bangko dipilih karena terletak di tengah-tengah empat provinsi Sumatera bagian selatan selain dekat dengan pusat masalah konservasi, yaitu kawasan Bukit Barisan, khususnya Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang sampai saat ini menjadi pusat perhatian banyak pihak.


Pada bulan Juli 2002 Yayasan Warsi berubah menjadi perkumpulan dengan nama Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi. Warsi tidak lagi singkatan Warung Informasi Konservasi tetapi sudah menjadi nama lembaga. Terhitung sejak tanggal 6 Desember 2002, sekretariat Warsi pindah ke Kota Jambi lagi. Kepindahan ini dimaksudkan untuk menyambungkan kegiatan-kegiatan konservasi dan pemberdayaan masyarakat ke tingkat pembuat kebijakan di Provinsi Jambi dan nasional, disamping kedekatan dengan para pihak lainnya yang telah terbangun selama ini.



Struktur Organisasi WARSI

I. Dewan Anggota
Amilda Sani: Ketua
Adam Azis: Wakil ketua
Hambali: Sekretaris
Adi Prasetijo : Anggota
Edra Satmaidi : Anggota
Erdi Taufik: Anggota
Eva Melda L Tobing: Anggota

II. Dewan Pengawas
Zukri Saad.
Nur Kholis, SH. MA.
Hanifah Hanan.

III. Badan Pelaksana
Diki Kurniawan: Direktur Eksekutif
Yulqari: Wakil Direktur



 
TULIS KOMENTAR:
 
     
  Tanggal:  
  Nama:  
  Email:  
  Komentar:  
  =