Category: health

Oral Cavity Cancer in Orang Rimba

Nyesep (60), the wife of Sahar, one of the Orang Rimba members of Roni Group was laid down and hospitalized in Raden Mattaher Hospital in Jambi Province. Sore and swollen in her lower lip were characterized and diagnosed as oral cancer, also known as the oral cavity cancer by the doctor. The mother with four children of hers was apparently aware of any changes on her down lips last year. It was only a small bump like an ulcer, but developed bigger time by time. Health facilitators of Indonesian Conservation Community – WARSI visit this target male several times yet was rejected as she did not want to receive any medical treatment. Instead, she preferred traditional treatment to medical treatment while living under the palm plantation belongs to Kembang Ujo Villagers, Pamenang, Merangin District.

Nevertheless, on Tuesday (9/10) Nyesap finally gave up on her condition and asked for medical treatment in the hospital as her lower lip is worse and more swollen influencing her appetite. She was sent to Pamenang Puskesmas while directly proposed to Abunjani Hospital in Bangko in the afternoon. It is in line with the system of patient treatment in Local Health Insurance (Jamkesda), Merangin District. On Thursday, she was further sent to Raden Mattaher Hospital in Jambi Province.

Continue Reading

Orang Rimba: Seek for Immunization

Measles attack has quieted population of Orang Rimba in Terap, at the edge of Bukit Dua Belas National Park, Bathin XXIV, Batanghari. One-third of total 166 households get out of forest for having treatment in some hospitals. Meanwhile, the rest living far in the forest still need help to prevent this high contagious disease among them.

Continue Reading

Measles Frightens Orang Rimba

Up to now, 26 people of Orang Rimba are in some hospitals in Jambi province for measles they suffer from. 17 people are in H. Abdul Madjid Batoe Muara Bulian hospital, 8 people are in Chatib Quswain Saronagun Hospital, and a man is in Raden Mattaher Hospital. At the first week of February, 47 Orang Rimba Terap and Sepintun keep coming into the hospital because of this high contagious disease.

Continue Reading

Measles Affects Orang Rimba

Orang Rimba Terap groups in Batanghari district and Orang Rimba Sepintun Groups in Sarolangun district are suffering from measles. At the moment, there are 7 people of Orang Rimba Terap having treatment in Raden Mattaher Hospital, Jambi Province and 4 of Orang Rimba Sepintun are in H. Abdul Madjid Batoe, Muara Bulian.

Continue Reading

Empat Dari 10 Orang Rimba Mengidap Hepatitis

Pola adat dan budaya yang terbentuk di mereka dengan menikah dalam sesama etnis Orang Rimba, akan sangat berpotensi melahirkan generasi yang mengidap hepatitis, jika tidak dilakukan penanganan segera kondisi ini sangat berpotensi untuk menghilangkan etnis Orang Rimba

Continue Reading

11 Orang Rimba Meninggal Beruntun

Tiga Kelompok Orang Rimba di bagian timur TNBD yaitu Kelompok terap yang dipimpin Tumenggung Marituha, Tumenggung Ngamal dan Kelompok Serenggam yang di pimpin Tumenggung Nyenong, saat ini tengah dihantui kematian beruntun yang menyerang sejumlah orang di kelompok ini. Tercatat sudah 11 orang yang meninggal dalam waktu beberapa bulan terakhir dari 150 jiwa yang ada di tiga kelompok ini. Kematian beruntun paling banyak terjadi pada Januari dan Februari dengan enam kasus kematian yaitu empat anak-anak dan dua orang dewasa.

Continue Reading

Anak Rimba Di TNBD Mengalami Gizi Buruk

Kondisi kesehatan sejumlah anak rimba yang tersebar di Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD), Provinsi Jambi, sangat memprihatinkan. Hal itu ditengarai karena mereka mulai kesulitan mendapatkan bahan makanan untuk memenuhi pasokan gizi bagi anak-anak. Anak rimba yang kekurangan gizi tersebut berasal dari kelompok Temenggung Marituha dan Temenggung Nyenong, yang bisa diakses dengan jarak tempuh sekitar 30 kilometer dari Kota Sarolangun.

Continue Reading

Pengobatan Gratis Orang Rimba Di Pinggir TNBT

Sejak pagi hari orang rimba telah meninggalkan genah mereka, menuju ke tepi rimba di selatan Taman Nasional Bukit Duabelas Jambi. Beriringan mereka menuruni lembah mendaki bukit selama dua jam perjalanan untuk mencapai kantor lapangan KKI Warsi di SPI Desa Bukit Suban Kecamatan Air Hitam Sarolangun Jambi. Sebagian dari mereka tampil ala orang rimba mengenakan cawat bagi laki-laki dan kemben bagi perempuan. Sedangkan sebagian anak-anak yang ikut dalam rombongan malah tidak mengenakan pakaian sama sekali. Diantara rombongan itu terlihat seorang ibu muda yang menggendong anaknya menggunakan kain lusuh. Si anak sesekali memperdengarkan suara batuknya. Terkadang mata mungilnya terlihat berair ketika batuknya tak kunjung reda. Si Ibu coba memenangkan anaknya, tapi batuk itu tetap saja membandel. Segelas air yang disuguhkan ke pada si anak, cukup membantu, batuk sedikit reda, namun tubuh Miti?demikian anak rimba berusia 5 tahun ini diberi nama---terlihat lemas, dan berwajah pucat.

Continue Reading

Ketika Orang Rimba Harus Memanfaatkan Ilmu Kedokteran Modern

Sudah beberapa hari ini, Bedorong (30) perempuan rimba, terbaring lemah di ruang zaal bedah kelas 3 Rumah Sakit Umum Raden Mattaher. Kondisi penyakit ibu satu anak ini terlihat cukup parah. Desahan nafasnya terasa berat dan cepat. Di lehernya terlihat pembengkakan kelenjar tiroid (gondok). Derita yang dialami istri Pembomi anggota rombong Tumenggung Ngukir yang tinggal Sako Nini Tuo, Taman Nasional Bukit Duabelas, Jambi, sebenarnya sudah mulai menggerogoti tubuhnya sejak 4 tahun lalu.

Continue Reading

Masih Diperlukan Fasilitas Kartu Sehat Untuk Orang Rimba

Setelah sempat mengalami kondisi kritis yang nyaris merenggut nyawanya akibat penyakit malaria dengan komplikasi anemia / anemia mikrositik hipokhromik (kurang darah) ditambah dengan Hepatitis B, akhirnya bocah Rimba laki-laki bernama Medang (5) mulai pulih. Kendati demikian Medang yang adalah putera Ngadang (40) dari Orang Rimba yang tinggal di Makekal Tengah, Kabupaten Tebo, Jambi, masih memerlukan sekitar 300 ml darah golongan A.

Continue Reading

RSUD Raden Mattaher Operasi Gratis Orang Rimba

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher, Jambi, melakukan operasi mata jenis katarak hypermature secara gratis kepada Orang Rimba, Rabu (7/3).

Continue Reading

RSUD Jambi

Kepedulian terhadap kesehatan Orang Rimba Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) Jambi semakin hari mendapat perhatian luas dari pihak terkait. Kalau beberapa waktu lalu RSUD Kol. Abundjani Bangko yang bersungguh-sungguh menangani operasi hernia anak rimba.

Continue Reading

135 Kartu Sehat Mulai Didistribusikan Ke Orang Rimba Tnbd

Dari 500 kartu sehat yang diberikan Dinas Kesehatan Merangin untuk 500 KK Orang Rimba Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) Jambi, hanya 135 kartu yang bisa didistribusikan. Hal ini disebabkan sulitnya memperoleh data keluarga Orang Rimba secara cepat.

Continue Reading

Makin Tinggi

RSUD Kol. Abundjani Bangko bisa dikategorikan sebagai rumah sakit yang sangat akomodatif dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat tanpa membeda-bedakan, khususnya pada Orang Rimba Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) Jambi.

Continue Reading

Dinas Kesehatan Merangin Bagikan 500 Kartu Sehat Untuk Orang Rimba

Kesehatan Orang Rimba mulai mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah, tepatnya Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin. Belum lama ini dinas tersebut membagikan 500 lembar kartu sehat untuk komunitas rimba yang berada di wilayah kerja mereka.

Continue Reading

Penungguan Panjang Anak Rimba Demi Sekantong Darah

Setelah melewati penungguan yang panjang dalam mengharapkan sumbangan darah masyarakat, anak rimba bernama Mijak (13 tahun), akhirnya dapat tersenyum lega, begitu operasi hernia yang dideritanya berjalan sukses. Penyakit yang sudah sejak lahir ditanggungnya ini cukup membuatnya tak henti mengeluh jika rasa nyeri datang.

Continue Reading

Kesehatan Orang Rimba Kurang Diperhatian Dinas Terkait

Pelayanan kesehatan terhadap Orang Rimba hingga sekarang masih kurang mendapatkan perhatian serius dari dinas terkait. Tak jarang mereka diabaikan saat meminta pelayanan pengobatan dari Puskesmas tertentu yang mereka datangi.

Continue Reading

Besar Minat Orang Rimba Ikut Kb

Meskipun orang rimba diidentikan dengan minim pengetahuan di berbagai bidang, namun secara tak terduga mereka memiliki minat yang besar terhadap program KB. Program yang justru masih belum diikuti sepenuhnya oleh masyarakat luas, termasuk masyarakat Jambi. Berjenis alat KB pun ingin diketahui orang rimba dan ingin mereka coba.

Continue Reading

RSUD Bangko Bantu Pengobatan Malaria Orang Rimba

Akses pelayanan kesehatan bagi Orang Rimba (Suku Anak Dalam) di RSUD Bangko sangat terbuka dan mudah. Salah satunya diperoleh Gentar, salah seorang anggota SAD yang terkena malaria dan gangguan lambung kronis.

Continue Reading

Meningkat, Akses Pelayanan Kesehatan Bagi Orang Rimba

Akses pelayanan kesehatan bagi orang rimba semakin membaik. Kini, mereka dapat berobat di pusat-pusat layanan kesehatan terdekat kapan saja membutuhkannya.

Continue Reading