NEWS RELEASE:

Enam Desa Sepakat Lindungi Sungai

Upaya pelestarian dan pemanfaatan sungai di kecamatan Mandiangin, akhirnya dapat terlaksana dengan baik. Ini dibuktikan, dengan terbentuknya kesepakatan bersama antara enam desa di kecamatan Mandiangin dalam menggiring gerakan penyelamatan sungai. Keenam desa yang merupakan desa eks transmigrasi, Desa Petiduran Baru, Desa Butang Baru, Desa HTI Sungai Butang, Desa Jati Baru, Desa Meranti Baru, dan Desa Guruh baru. Kesepakatan ini sendiri, berawal dari terbentuknya Perdes No 06 tahun 2009 Desa Guruh Baru yang berisi tentang pemanfaatan dan pelestarian sungai-sungai yang mengalir di wilayah administrasi desa tersebut. Selasa (17/11), bertempat di Desa Guruh baru, keenam desa tersebut menandatangani ikrar sebagai bentuk kesungguhan untuk bersama-sama meningkatkan pemanfaatan sungai dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat setempat. Saat ditanyakan salah seorang perangkat desa tetangga yang menandatangani kesepakatan tersebut, Sukiman Ketua Badan Permusyawaratan Desa Petiduran Baru mengaku adanya kesadaran akan pentingnya sungai menjadikan alasan kuat untuk kesepahaman bersama.

Terkait dengan itu, Kabid Pengendalian dan Pengawasan Sumber Daya Perairan Dinas Perikanan dan Pertanian Kabupaten Sarolangun Dedi Agrawan menyebutkan bahwa tidak menutup kemungkinan bentuk kesungguhan masyarakat enam desa ini akan dapat ditanggapi pemerintah melalui kegiatan-kegiatan mendukung demi kepentingan bersama.?Dalam kesempatan temu kampung, sekaligus pemberian benih ikan air tawar sebanyak lima ribu ekor ini kita berharap apa yang dilakukan desa Guruh baru ini dapat menjadi sebuah pemicu untuk desa lainnya dalam pelestarian sungai? ujarnya di sela- sela acara penaburan benih secara simbolik.

Peranan sungai yang sangat penting, bagi masyarakat Desa Guruh Baru sepertinya yang menjadikan alasan kuat untuk masyarakat tersebut memfokuskan upaya pelestarian dan pemanfaatan dengan sebaik- baiknya. Dukungan dari para pihak, menjadi sebuah motivator yang tidak dapat dikesampingkan. Farid Zulfikar, selaku koordinator project KKI Warsi menyebutkan dengan adanya kesepakatan bersama tersebut diharapkan akan membawa pada peningkatan perekonomian masyarakat, ?Diharapkan perdes dan kesepakatan bersama ini dapat diimplementasikan dan kepada pemerintah juga perlu memberikan dukungan untuk upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kesepakatan bersama dalam upaya perlindungan dan pemanfaatan sungai ini juga disambut baik Camat Mandiangin Amirullah.Dia menambahkan akan memberikan bentuk dukungan nyata, dengan memfasilitasi kebutuhan masyarakat dalam pembudidayaan ikan air tawar, terutama terkait dengan pangan ternak.?Saya sangat bangga sekali dengan adanya kesepakatan bersama yang melibatkan enam desa, ini baru untuk pertama kali di kabupaten Sarolangun dan mungkin juga untuk di Provinsi Jambi. Untuk ke depannya, kita juga akan mengupayakan pemberian pangan ikan yang tadi diungkapkan sebagai kendala dalam diskusi?Mudah-mudahan kesungguhan dari masyarakat Desa Guruh Baru yang juga didorong oleh KKI Warsi dalam bentuk Peraturan Desa dan kelompok peduli daerah aliran sungai dapat membawa kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat?, tegasnya.

Selain penandatangan kesepakatan itu, Popmapedas (Kelompok Masyarakat Peduli Daerah Aliran Sungai baca) yang beranggotakan 20 orang turut dilantik Rusmini selaku Kepala Desa Guruh Baru dalam kesempatan yang sama. Kerja nyata dan tindakan dalam pengawasan untuk pelestarian sungai dikatakannya, menjadi sebuah tuntutan bagi popmapedas. (Elvza Diana/KKI Warsi)

***





Related news:
Comments: