NEWS RELEASE: hti

Year:

Orang Rimba Tuntut Kemitraan Dari PT Wana Perintis

K elompok Orang dari Rimba Terab, Selasa (2/9), mendatangi Dinas Kehutanan Provinsi Jambi. Ini adalah buntut dari penguasaan sekitar 300 hektar lahan milik Orang Rimba oleh PT Wana Perintis. Di sana terdapat tanah kuburan (pasoron), tanah tempat melahirkan (tanoh peranoan), dan ditumbuhi kayu setubung yang menjadi perlambang bayi yang baru dilahirkan. Selama ini mereka tidak tahu kalau lahan itu masuk ke dalam areal PT Wana Perintis. Namun, begitu mereka akan menggarap lahan itu pihak perusahaan melarang mereka dengan dalih bawah PT Wana Perintis sudah mendapatkan izin dari Menteri Kehutanan.

Continue Reading

Warga Tiga Desa Tolak HTI

Berpotensi Memperpanjang Konflik Lahan Di Batanghari
../news/2013/News_201311_Warga_tiga_desa_tolak_HTI.jpg

Masyarakat berharap perusahaan yang memasuki proses AMDAL tersebut, tidak ditindak lanjuti dan ditolak AMDALNya karena kawasan tersebut memang tidak layak untuk jadi kawasan HTI. “Dimana lagi kami akan berusaha, dibagian atasnya sudah HTI Wana Perintis, masak semua kawasan tersebut juga mau dijadikan HTI,”sebut Suhabli.

Continue Reading

13 Desa Ajukan Penolakan Hti Pt. Han

Masyarakat dari 13 desa dari empat kecamatan di Kabupaten Merangin, meminta kepada Bupati merangin untuk menghentikan proses perizinan yang diajukan oleh PT. Hijau Arta Nusa perusahaan HTI yang rencanannya akan membuka lahan di Kabupaten Merangin dan Sarolangun seluas 32.680 Ha. Adapun desa-desa yang sudah mengajukan penolakan tersebut adalah Desa Nalo Baru, Nalo Gedang dan Desa Danau di Kecamatan nalo Tantan. Kemudian ada Desa Pulau Aro, Medan Baru, Sekatuk dan Kapuk di Kecamatan Tabir Ulu. Selanjutnya Desa Muara Lange, Tanjung Beringin di Kecamatan Tabir Barat. Serta Desa Seling, Koto Rayo dan Kandang di Kecamatan Tabir.

Continue Reading

Jambi Tidak Butuh HTI Lagi

Warsi Minta Gubernur Cabut Rekomendasi Hti

Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi meminta Gubernur untuk mencabut rekomendasi perluasan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Provinsi Jambi. Hal ini berkaitan dengan rencana perluasan HTI yang diajukan oleh PT Hijau Arta Nusa di eks HPH Serestra 1 dan Rimba Kartika Jaya dan PT Gading Karya Makmur di eks HPH Bina Lestari. Kedua perusahaan ini mengajukan izin HTI seluas 79.066 ha di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Merangin dan Sarolangun. ?Kedua perusahaan ini telah mendapatkan rekomendasi dari Gubernur Jambi pada 2010 lalu. Eks Bina Lestari oleh pemerintah Kabupaten Sarolangun pada masa pemerintahan Bupati Muhammad Madel, telah ditetapkan sebagai kawasan lindung karena berada di wilayah hulu. Pun demikian dengan eks Serestra 1 dan Rimba Kartika Jaya juga berada di wilayah hulu.

Continue Reading

Masyarakat Ajukan Pengelolaan Hutan

Izin Hti
../news/2011/News_201101_KompasHapadi.jpg

JAMBI, KOMPAS.com ? Menteri Kehutanan mencabut izin hutan tanaman industri di kawasan penyangga Taman Nasional Bukit Duabelas bagi PT Hapadi Trisena Utama. Kawasan tersebut kini diajukan pengelolaannya oleh masyarakat Desa Hajran, Kecamatan Bathin XXIV, Kabupaten Batanghari .

Continue Reading