NEWS RELEASE: kesehatan

Year:

Orang Rimba: Seek for Immunization

../news/2017/News_201702_Orang_Rimba_berharap_diimunisasi1.jpg

Measles attack has quieted population of Orang Rimba in Terap, at the edge of Bukit Dua Belas National Park, Bathin XXIV, Batanghari. One-third of total 166 households get out of forest for having treatment in some hospitals. Meanwhile, the rest living far in the forest still need help to prevent this high contagious disease among them.

Continue Reading

Measles Frightens Orang Rimba

47 suffered, 26 hospitalized
../news/2017/News_201702_Campak_Menghantui_Orang_Rimba1.jpg

Up to now, 26 people of Orang Rimba are in some hospitals in Jambi province for measles they suffer from. 17 people are in H. Abdul Madjid Batoe Muara Bulian hospital, 8 people are in Chatib Quswain Saronagun Hospital, and a man is in Raden Mattaher Hospital. At the first week of February, 47 Orang Rimba Terap and Sepintun keep coming into the hospital because of this high contagious disease.

Continue Reading

Measles Affects Orang Rimba

../news/2017/News_201702_Orang_Rimba_terserang_Campak1.jpg

Orang Rimba Terap groups in Batanghari district and Orang Rimba Sepintun Groups in Sarolangun district are suffering from measles. At the moment, there are 7 people of Orang Rimba Terap having treatment in Raden Mattaher Hospital, Jambi Province and 4 of Orang Rimba Sepintun are in H. Abdul Madjid Batoe, Muara Bulian.

Continue Reading

Empat Dari 10 Orang Rimba Mengidap Hepatitis

Berpotensi Menimbulkan Etnosida
../news/2016/News_201602_Empat_dari_10_Orang_Rimba_mengidap_Hepatitis1.jpg

Pola adat dan budaya yang terbentuk di mereka dengan menikah dalam sesama etnis Orang Rimba, akan sangat berpotensi melahirkan generasi yang mengidap hepatitis, jika tidak dilakukan penanganan segera kondisi ini sangat berpotensi untuk menghilangkan etnis Orang Rimba

Continue Reading

11 Orang Rimba Meninggal Beruntun

Diduga Kekurangan Pasokan Pangan Dan Air Bersih

Tiga Kelompok Orang Rimba di bagian timur TNBD yaitu Kelompok terap yang dipimpin Tumenggung Marituha, Tumenggung Ngamal dan Kelompok Serenggam yang di pimpin Tumenggung Nyenong, saat ini tengah dihantui kematian beruntun yang menyerang sejumlah orang di kelompok ini. Tercatat sudah 11 orang yang meninggal dalam waktu beberapa bulan terakhir dari 150 jiwa yang ada di tiga kelompok ini. Kematian beruntun paling banyak terjadi pada Januari dan Februari dengan enam kasus kematian yaitu empat anak-anak dan dua orang dewasa.

Continue Reading