Gaya hidup sehat dan berkelanjutan mulai banyak dipraktikkan oleh masyarakat luas. Mulai dari penggunaan kantong belanja yang dapat dipakai berulang, hingga kampanye lingkungan restoran cepat saji yang tidak lagi menyediakan sedotan plastik. Menyadari tren ini, Dr. Ir. Sahrial, M.Si, ketua Jurusan Teknologi Universitas Jambi membuat inovasi piring ramah lingkungan dari pelepah pinang. Benda yang biasanya hanya menjadi limbah, kini bisa dimanfaatkan menjadi produk bernilai ekonomis.

Berdasarkan data lapangan KKI Warsi, 95% penduduk Desa Sungai Beras dan Desa Sinar Wajo berprofesi sebagai petani pinang. Ayu Shafira, Fasilitator ke dua desa ini menyambung “Dari hasil pemetaan, di Desa Sungai Beras terdapat 2500 hektar kebun pinang yang artinya 1 petani memiliki 1000 batang pinang.” Berdasarkan potensi inilah kemudian Jurusan Teknologi Pertanian, Universitas Jambi tertarik untuk lebih lanjut melihat keadaan di ke dua desa ini.

Pada senin-selasa (8-9/3), Universitas Jambi melakukan kunjungan ke dua desa di Kabupaten Tanjab Timur, yakni desa Sungai Beras (8/3) dan Desa Sinar Wajo (9/3). Tujuan kunjungan ini adalah untuk melihat potensi yang selama ini dianggap limbah, yaitu; pelepah pinang.

Saat ini, Universitas Jambi sedang melakukan pengembangan dan penggalian potensi lokal dalam bidang Kewirausahaan Sosial. Dr. Ir. Sahrial, M.Si, “Kami dari Universitas Jambi ingin menggali potensi lokal yang ada di Desa Sungai Beras dan Sinar Wajo yang juga merupakan dampingan KKI Warsi. Kami berharap masyarakat bisa menerima kegiatan kami dan kemudian mendapatkan ide baru untuk meningkatkan perekonomian. Pelepah yang biasanya bapak ibu buang kini bisa diolah dan dijual.”

BUMDes Sungai Beras sudah sejak lama menyadari potensi pinang di desa mereka dan sudah memprioritaskan kegiatan budidaya dan pengembangan pinang dan rencana tahunan BUMDes. “Desa kami memiliki potensi pinang dan kopi liberika yang saat ini sudah dimasukan sebagai kegiatan prioritas BUMDes. Kami berharap hendaknya memang ada sinergi antara Unja, Warsi, BUMDes dan Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) untuk mengelola potensi baru ini, yakni produk-produk dari pelepah pinang. Kedepannya semoga produk lokal dari desa kami, khususnya piring pelepah pinang ini bisa menjadi produk unggulan Desa Sungai Beras”, ucap Gustiar, Ketua Desa Sungai Beras dalam acara tersebut

Pada akhir acara, Universitas Jambi bersama pemerintah Desa Sungai Beras dan Desa Sinar Wajo bersepakat untuk melakukan kerja sama terkait pengembangan potensi pinang. Kerja sama ini dilakukan melalui Program Kreatif Mahasiswa (PkM) Desa, yakni Laboratorium Terpadu dan Doktor Berkarya. Kegiatan PkM diharapkan dapat membantu desa untuk mengembangkan produk melalui pendampingan dan penelitian oleh mahasiswa Universitas Jambi, khususnya jurusan Teknologi Pertanian.

PkM Laboratorium Terpadu dan Doktor Berkarya merupakan kegiatan dari Kementerian Pendidikan dalam program Kampus Merdeka, Merdeka Belajar yang diluncurkan oleh Mendikbud Nadiem Makarim pada awal tahun 2020. Mahasiswa diharapkan dapat mempraktikan ilmu yang sudah didapatkan di kampus agar dapat bermanfaat untuk masyarakat. Mahasiswa akan melakukan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di desa dengan rentang waktu minimal 6 bulan dan maksimal 3 tahun sampai kegiatan selesai dan masyarakat mampu melanjutkan program khususnya di bidang kewirausahaan sosial secara mandiri.

Berdasarkan program inilah kemudian Universitas Jambi melakukan kegiatan ke desa-desa dan salah satunya di Desa Sungai Beras dan Sinar Wajo. Ketertarikan ini diawali dari pertemuan Dr. Ir. Sahrial, M.Si dengan masyarakat pada kegiatan Pelatihan Pengembangan usaha Perhutanan Sosial ‘Pemanfaatan Limbah Pelepah Pinang menjadi Produk Kerajinan Ramah Lingkungan bernilai Ekonomis’ untuk desa yang yang memiliki potensi pinang di Kabupaten Tanjab Timur yang diselenggarakan Warsi akhir tahun lalu.

Diakhir acara, pemerintah Desa Sinar Wajo dan Desa Sungai Beras bersama Universitas Jambi, melalui Jurusan Teknologi Pertanian menandatangani surat kesepakatan kerja sama untuk pengembangan potensi pelepah pinang melalui PkM Desa Laboratorium Terpadu dan Doktor Berkarya. Kades Sinar Wajo, Ratnawati menyampaikan apresiasi pada Universitas Jambi, “Terima Kasih pada Universitas Jambi dan Warsi yang telah menjembatani kerja sama ini. Semoga kedepannya masyarakat bisa lebih sejahtera dan arif dalam mengelola hutan dan potensi desa. Kami selaku pemerintah Desa Sinar Wajo berkomitmen untuk mendukung keberlangsungan kegiatan ini.”