Sejak senin, 14 Juni 2021, Universitas Jambi bersama KKI WARSI melakukan “Koordinasi dan Asistensi Lapangan Pengembangan KUPS” ke dua desa dampingan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, yaitu Desa Sungai Beras dan Sinar Wajo. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti perjanjian kerjasama pemberdayaan masyarakat antara Universitas Jambi dan KKI WARSI yang telah disepakati pada bulan Maret 2021 lalu, yakni Perjanjian Kerjasama PKM Desa Laboratorium Terpadu dan PKM Doktor Berkarya. Perjanjian ini akan menjadikan desa dampingan sebagai wadah penelitian dan pengabdian mahasiswa dan dosen Universitas Jambi nantinya.

Diwakilkan oleh Bapak Dr. Ir. Sahrial, M.Si, Rudi nata S.si, M.Kom, dan Mursyid S.Gz, M.Si, Universitas Jambi menyampaikan maksud dan tujuan kerjasama ini kepada masyarakat desa. “Selain pendampingan KUPS dalam mengelola dan memproduksi pelepah pinang menjadi piring siap pakai, kita juga memiliki program pendampingan desa melalui beberapa mahasiswa dan dosen yang akan kita datangkan di setiap desa dampingan KKI WARSI untuk melakukan penelitian dan membantu memecahkan masalah yang ada di setiap desa dalam jangka waktu 6 bulan dimulai sejak bulan Juli 2021 nanti nya.” Tutur Sahrial selaku Ketua Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Jambi.

Masyarakat desa sangat antusias menanggapi program pendampingan ini, mereka berharap dengan adanya mahasiswa-mahasiswi yang diturunkan ke desa-desa dampingan maka akan membantu desa untuk mengembangkan perekonomian lokal yang berbasiskan bahan baku lokal.

Pada acara ini Universitas Jambi juga menyampaikan rencana kegiatan penyerahan alat produksi, yakni pencetak piring pelepah pinang kepada masyarakat desa. Hal ini merupakan tindak lanjut kunjungan di Desa Sungai Beras dan Sinar Wajo beberapa bulan lalu. Sahrial menyampaikan bahwa Universitas Jambi akan membantu untuk melakukan pengadaan alat pencetak piring pelepah pinang untuk Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Kodopi Mitra Madani (Desa Sungai Beras) dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Lojo’ Kleppaa (Desa Sinar Wajo) . “Alat pencetaknya sudah siap didatangkan ke desa kurang lebih 3 minggu lagi, terhitung sejak hari ini. Nanti setelah alat pencetaknya datang kita juga langsung melatih bapak-ibu sekalian sampai bisa menggunakan alat dengan benar dan menghasilkan kualitas produk piring yang baik” tutur Sahrial.

Penyerahaan secara resmi alat pencetak piring pelepah pinang kepada 2 kelompok usaha Perhutanan Sosial ini rencananya akan dilakukan pada bulan Juli 2021. Universitas Jambi berharap dengan adanya alat pencetak piring pelepah pinang kepada dua desa ini nantinya dapat meningkatkan kemandirian masyarakat desa dalam mengelola dan memasarkan secara hasil produksi piring pelepah pinangnya.

Ayu Shafira, fasilitator kedua desa ini mengucapkan terima kasih kepada Universitas Jambi khususnya Jurusan Teknologi Pertanian yang akan memberikan dukungan peralatan produksi piring pelepah pinang di dua desa dampingan KKI Warsi. “Setelah alat produksi piring pelepah pinang ini diterima, kami berencana untuk membuat rumah produksi piring pelepah pinang. Dan harapan kedepannya, KUPS Lojo’ Kleppa dan KUPS Kodopi Mitra Madani dapat memproduksi dan memasarkan produk olahan ramah lingkungan yakni piring pelepah pinang secara mandiri dan berkelanjutan. ”