KKI Warsi bekerjasama dengan Hutan Itu Indonesia (HII) untuk menyemarakkan Hari Hutan Indonesia 2020 dan Festival Hutan Kita Juara pada 7 Agustus-31 Oktober 2020 dengan membuka donasi untuk publik yang ingin membantu masyarakat yang berada di dalam dan sekitar hutan dalam menjaga hutannya dengan cara mengadopsi pohon.

Donasi yang dikoordinatori oleh HII ini telah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 113.854.462 dari masyarakat untuk mengasuh pohon di berbagai daerah dengan 4 mitra lain yang ada di Indonesia. Harapannya dengan adanya bantuan donasi ini, semangat masyarakat yang ada di dalam dan sekitar hutan dalam menjaga kawasannya dapat semakin meningkat.

Program Pohon Asuh sendiri sebenarnya telah dimulai KKI WARSI sejak tahun 2012 lalu dan praktek adopsi pohon dilakukan oleh masyarakat luas sejak tahun 2014 di Desa Rantau Kermas, Kabupaten Merangin. Karena mendapat respon positif dari masyarakat luas, maka program tersebut di duplikasi di beberapa daerah lain, dan bahkan hingga ke berbagai provinsi di Indonesia.

Pohon asuh merupakan “reward” untuk masyarakat yang ingin berkontribusi pada persoalan lingkungan melalui mekanisme yang telah disepakati oleh masyarakat dan kelompok pengelola hutan berbasis masyarakat.

Secara garis besar masyarakat luas yang ingin berpartisipasi akan dianggap sebagai pengasuh dari pohon yang ada dalam hutan adat. Bentuk pengasuhan ini adalah sejumlah dana yang sudah ditetapkan kemudian diberikan kepada Kelompok Pengelola Hutan Adat/Desa/Nagari sebagai pengelola.

Dana yang diterima ini kemudian akan dimanfaatkan diantaranya sebagai biaya operasional kelompok pengelola dalam mengelola hutan berbasis masyarakat atau pemanfaatan lain yang berdampak pada peningkatan ekonomi dan kapasitas SDM masyarakat.

error: Content is protected !!